Beta Feedberry sedang dalam pengembangan aktif. Seluruh konten dapat diakses gratis.

12 MEI 2026
FEEDberryBISNIS · PASAR · KEBIJAKAN · INDONESIA

Intelijen keuangan AI untuk Indonesia.

Direktori Emiten · IDX

SMGR

Mid Cap

Semen Indonesia (Persero) Tbk

Basic Materials · Basic Materials

Harga
2.080
▼ 3.26%
Market Cap
Rp14,04 T
PER
6,47
PBV
0,32
Dividend Yield
4,63%

Laporan Keuangan Kuartalan

Periode Revenue Net Income Total Assets Total Equity NPM
Q1-2026 Rp8,29 T Rp80,34 M Rp75,46 T Rp47,79 T 1,0%
Q4-2025 Rp9,94 T Rp76,01 M Rp76,57 T Rp47,72 T 0,8%
Q3-2025 Rp9,7 T Rp74,86 M Rp76,4 T Rp47,75 T 0,8%
Q2-2025 Rp7,95 T Rp-2,6 M Rp76,54 T Rp47,52 T -0,0%
Q1-2025 Rp7,65 T Rp42,58 M Rp76,61 T Rp48,3 T 0,6%
Q4-2024 Rp9,89 T Rp40 jt Rp76,99 T Rp48,31 T 0,0%
Q3-2024 Rp9,88 T Rp218,25 M Rp78,67 T Rp47,86 T 2,2%
Q2-2024 Rp8,04 T Rp29,67 M Rp78,02 T Rp47,75 T 0,4%

Laporan Earnings Pro · 11 Mei 2026

Earnings Flash: Semen Indonesia Tbk (SMGR) Q1-2026

Executive Summary

Laporan Q1-2026 SMGR menunjukkan pendapatan tumbuh 8.3% YoY menjadi Rp 35.9 triliun, namun laba bersih hanya Rp 228.6 miliar dengan net profit margin 0.6% — sangat tipis. Arus kas operasi Rp 4.0 triliun dan free cash flow Rp 2.8 triliun cukup sehat, tetapi ROE 0.4% dan PER 60.8x mengindikasikan efisiensi modal yang rendah. Di tengah USD/IDR di 17.410 dan IHSG tertekan -91.51%, tekanan biaya impor dan daya beli domestik menjadi konteks kritis bagi emiten semen ini.

Transmission Mechanism

Kenaikan USD/IDR ke 17.410 secara langsung meningkatkan biaya impor bahan baku dan energi (batubara, gas) bagi SMGR, mengingat industri semen memiliki ketergantungan tinggi pada energi. Jika biaya produksi naik sementara daya beli domestik tertekan oleh inflasi (CPI China 1.2% di atas ekspektasi, berpotensi memicu kenaikan harga komoditas global), margin laba kotor 19.6% bisa tergerus lebih lanjut. Suku bunga BI yang masih di kisaran 5.75-6.00% (dengan risiko rate hike jika inflasi domestik melampaui target 2-4%) akan menekan permintaan kredit properti dan infrastruktur, yang merupakan konsumen utama semen. Arus kas operasi yang positif Rp 4.0 triliun memberi bantalan, tetapi utang Rp 10.1 triliun terhadap ekuitas Rp 43.5 triliun (DER 0.23x) masih manageable, meski beban bunga bisa meningkat jika suku bunga naik.

Peer Comparison

Data peer belum tersedia untuk sektor ini. Namun, secara internal, ROE SMGR 0.4% jauh di bawah rata-rata sektor semen di Indonesia yang biasanya berkisar 5-10% pada siklus normal, mengindikasikan efisiensi modal yang sangat rendah. NPM 0.6% juga tipis dibandingkan margin historis emiten semen besar yang sering di atas 5%.

Forward Alert

1) Rilis CPI AS (12 Mei 2026) dengan konsensus 3.7% YoY — jika aktual lebih tinggi, USD/IDR bisa naik lebih lanjut, menekan biaya impor SMGR. 2) Data Retail Sales AS (14 Mei 2026) — jika turun signifikan dari 1.7% sebelumnya, bisa memicu risk-off dan outflow dari emerging market termasuk IHSG. 3) Inflasi Indonesia (BPS) yang akan dirilis dalam 30 hari ke depan — jika di atas 4%, BI berpotensi rate hike, menekan sektor properti dan infrastruktur.
PRO

Setelah beta selesai, analisis Pro seperti ini akan jadi Rp 89.000/bulan. Selama beta, akses penuh tersedia gratis.