Beta Feedberry sedang dalam pengembangan aktif. Seluruh konten dapat diakses gratis.

12 MEI 2026
FEEDberryBISNIS · PASAR · KEBIJAKAN · INDONESIA

Intelijen keuangan AI untuk Indonesia.

Korporasi

Idemitsu Kosan Balik ke Fokus Fosil — Investasi 1,8 Triliun Yen, Target BBM Domestik Diutamakan

Idemitsu Kosan, kilang minyak Jepang, mengumumkan rencana bisnis jangka menengah baru yang berfokus pada bahan bakar fosil dengan total investasi 1,8 triliun yen (sekitar $11,4 miliar). Sebanyak 830 miliar yen dialokasikan untuk bisnis eksisting seperti fuel oil, membalikkan rencana sebelumnya yang menargetkan lebih dari 50% laba dari non-fosil pada 2030. Presiden Noriaki Sakai menyebut ketidakpastian jangka panjang konsumsi fosil sebagai alasan perubahan arah, diperparah oleh efektifnya penutupan Selat Hormuz akibat perang Iran yang memaksa Jepang — yang sebelumnya mengimpor 95% minyak mentah dari Timur Tengah — mencari pasokan alternatif dari Amerika Utara, Selatan, dan rute yang memutar. Idemitsu juga memprioritaskan pengiriman produk minyak ke Jepang meskipun margin luar negeri lebih tinggi, dengan satu pengecualian untuk kilang Nghi Son Vietnam atas permintaan pemerintah. Target laba sebelum pajak FY2030 adalah 360 miliar yen, naik dari 244 miliar yen di FY2025.

Tim Redaksi Feedberry · 18:55 WIB
Pasar

Rupiah Tembus Rp17.500, Terlemah Sepanjang Sejarah — Menkeu Siap ke DPR, Sorot Kewenangan BI

Rupiah menembus Rp17.500 per dolar AS pada perdagangan 12 Mei 2026 — level terlemah sepanjang sejarah Republik Indonesia. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan siap diundang DPR untuk menjelaskan, namun menekankan bahwa nilai tukar adalah kewenangan Bank Indonesia sebagai regulator aktif. Ketua DPR Puan Maharani mengonfirmasi rencana pemanggilan Gubernur BI Perry Warjiyo dan Menkeu, dengan alasan stabilitas nilai tukar sangat krusial bagi postur fiskal ke depan, terutama dalam pembahasan Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (KEM-PPKF) untuk APBN 2027. Pernyataan ini muncul di tengah tekanan ganda: konflik Timur Tengah yang mendorong harga minyak dan permintaan dolar musiman untuk pembayaran utang, dividen, dan biaya haji.

Tim Redaksi Feedberry · 18:51 WIB
Teknologi

Satelit Nusantara Lima Resmi Beroperasi — Sinar Mas Targetkan Pemerataan Akses Internet ke Wilayah Terpencil

Sinar Mas meresmikan operasional Satelit Nusantara Lima (N5) pada 11 Mei 2026 di Jakarta, menargetkan pemerataan akses internet andal ke wilayah terdepan, terluar, dan terpencil Indonesia. Managing Director Sinar Mas Ferry Salman menekankan bahwa konektivitas digital adalah hak masyarakat, bukan privilege, dan investasi ini merupakan bagian dari tanggung jawab moral perusahaan terhadap pembangunan bangsa. Acara dihadiri Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid serta pejabat tinggi lainnya. Langkah ini memperkuat posisi Indonesia dalam kemandirian teknologi satelit dan membuka peluang kerja sama regional serta inovasi di bidang pendidikan, layanan kesehatan, dan ekonomi digital.

Tim Riset Feedberry
Makro & Kebijakan / analisis / data Semua artikel makro →
Makro

Rute Pelayaran Global Didesain Ulang Akibat Ketegangan Hormuz — Biaya Logistik dan Harga Impor Indonesia Berpotensi Naik

Ketegangan di Selat Hormuz telah mendorong perusahaan pelayaran global seperti Maersk, Hapag-Lloyd, dan MSC untuk mendesain ulang rute perdagangan secara permanen. Tidak seperti krisis Laut Merah yang memiliki jalur alternatif melalui Tanjung Harapan, Hormuz tidak memiliki opsi maritim yang setara — setiap kargo yang menuju ekonomi Teluk harus tetap melewati perairan tersebut. Akibatnya, perusahaan pelayaran beralih ke hub transshipment seperti Pelabuhan Salalah, Aqaba, King Abdullah, dan Jeddah, serta menggunakan kapal feeder yang lebih kecil dan fleksibel untuk leg terakhir pengiriman. Lonjakan volume di Gwadar Port Pakistan — dari 8.300 kontainer sepanjang 2025 menjadi 11.000 kontainer hanya pada April 2026 — mengonfirmasi bahwa ini bukan lonjakan sementara, melainkan awal pergeseran struktural rute perdagangan global. Bagi Indonesia, dampaknya langsung terasa melalui kenaikan biaya bunker fuel yang telah melonjak dari sekitar USD500 menjadi lebih dari USD800 per metrik ton di Singapura, serta tekanan pada pasokan nafta yang memicu kelangkaan bahan baku industri plastik dan kemasan.

Tim Redaksi Feedberry · 18:56 WIB
Makro

Vietnam Dekati Kesepakatan Rudal BrahMos India — Ancaman Langsung ke Dominasi China di Laut China Selatan

Vietnam semakin dekat dengan kesepakatan pembelian rudal jelajah supersonik BrahMos buatan India senilai US$629–700 juta, yang akan menjadikannya pembeli ketiga setelah Filipina dan Indonesia. Kesepakatan ini mencakup pelatihan dan dukungan logistik, serta berpotensi menjadi bagian dari strategi anti-akses/area-denial (A2/AD) Vietnam di Teluk Tonkin — mengancam kapal perang China yang berlayar dari Hainan. Negosiasi juga mencakup kapal patroli, baterai kapal selam, dan dukungan pemeliharaan untuk jet Su-30 serta kapal selam Kilo Vietnam. Meskipun belum ada perjanjian final, percepatan diskusi selama kunjungan Presiden Vietnam To Lam ke India bulan ini menandakan komitmen strategis yang serius. Bagi Indonesia, eskalasi militer di Laut China Selatan terjadi di saat yang tidak menguntungkan: China adalah kontributor utama FDI Indonesia, sementara ketegangan AS-China juga meningkat menjelang KTT Trump-Xi di Beijing.

Tim Redaksi Feedberry · 18:38 WIB

Pasar Real-time

Yahoo Finance · Data tertunda · 19:47 WIB

Utama
USD/IDR
17.495 ▼ 0.49%
IHSG
6.858,9 ▼ 0.68%
Emas
USD 4,703 ▼ 0.54%
Global & Komoditas
IHSG
6.858,9 ▼ 0.68%
USD/IDR
17.495 ▼ 0.49%
Brent
USD 107.86 ▲ 3.50%
BBRI
3.220 ▲ 0.63%
Saham IDX
BBRI
3.220 ▲ 0.63%
BBCA
6.125 ▼ 0.41%

Ringkasan ini dikurasi agar homepage tetap rapi. 5 ticker lain tersedia di halaman pasar.

Lihat semua data pasar →
Analisis Pilihan / riset / data
Rupiah ▼ 0.49%
17.495
USD menguat
IHSG ▼ 0.68%
6.858,9
Bursa melemah
Minyak ▲ 3.50%
USD 107.86
Brent global
Risk Appetite
Feedberry Market Pulse — Data Pasar Indonesia
Semua analisis →
Pasar Skor 9.7

Rupiah Tembus Rp17.500, Terlemah Sepanjang Sejarah — Menkeu Siap ke DPR, Sorot Kewenangan BI

Rupiah menembus Rp17.500 per dolar AS pada perdagangan 12 Mei 2026 — level terlemah sepanjang sejarah Republik Indonesia. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan siap diundang DPR untuk menjelaskan, namun menekankan bahwa nilai tukar adalah kewenangan Bank Indonesia sebagai regulator aktif. Ketua DPR Puan Maharani mengonfirmasi rencana pemanggilan Gubernur BI Perry Warjiyo dan Menkeu, dengan alasan stabilitas nilai tukar sangat krusial bagi postur fiskal ke depan, terutama dalam pembahasan Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (KEM-PPKF) untuk APBN 2027. Pernyataan ini muncul di tengah tekanan ganda: konflik Timur Tengah yang mendorong harga minyak dan permintaan dolar musiman untuk pembayaran utang, dividen, dan biaya haji.

Tim Riset Feedberry 18:51 WIB
Makro Skor 9

Rute Pelayaran Global Didesain Ulang Akibat Ketegangan Hormuz — Biaya Logistik dan Harga Impor Indonesia Berpotensi Naik

Ketegangan di Selat Hormuz telah mendorong perusahaan pelayaran global seperti Maersk, Hapag-Lloyd, dan MSC untuk mendesain ulang rute perdagangan secara permanen. Tidak seperti krisis Laut Merah yang memiliki jalur alternatif melalui Tanjung Harapan, Hormuz tidak memiliki opsi maritim yang setara — setiap kargo yang menuju ekonomi Teluk harus tetap melewati perairan tersebut. Akibatnya, perusahaan pelayaran beralih ke hub transshipment seperti Pelabuhan Salalah, Aqaba, King Abdullah, dan Jeddah, serta menggunakan kapal feeder yang lebih kecil dan fleksibel untuk leg terakhir pengiriman. Lonjakan volume di Gwadar Port Pakistan — dari 8.300 kontainer sepanjang 2025 menjadi 11.000 kontainer hanya pada April 2026 — mengonfirmasi bahwa ini bukan lonjakan sementara, melainkan awal pergeseran struktural rute perdagangan global. Bagi Indonesia, dampaknya langsung terasa melalui kenaikan biaya bunker fuel yang telah melonjak dari sekitar USD500 menjadi lebih dari USD800 per metrik ton di Singapura, serta tekanan pada pasokan nafta yang memicu kelangkaan bahan baku industri plastik dan kemasan.

Tim Riset Feedberry 18:56 WIB
Pasar Skor 9.7

Rupiah Tembus Rp17.490, Terlemah Sepanjang Masa — BI dan Pemerintah Siap Intervensi Bersama

Rupiah ditutup di Rp17.490 pada 12 Mei 2026, level penutupan terlemah sepanjang sejarah, setelah sempat menyentuh Rp17.525 intraday. Pelemahan 0,49% ini dipicu eskalasi konflik Timur Tengah yang mendorong harga minyak dan ketidakpastian global, ditambah permintaan dolar musiman untuk pembayaran utang, dividen, dan biaya haji. Deputi Senior Gubernur BI Destry Damayanti mengonfirmasi BI akan melakukan intervensi cerdas di pasar spot, DNDF, dan NDF. Pemerintah melalui Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa juga siap mengaktifkan Bond Stabilization Fund (BSF) besok untuk menahan kenaikan yield SBN. Meski tekanan berat, BI mencatat inflow asing ke SBN dan SRBI mencapai Rp61,6 triliun sepanjang April, dan DPK valas tumbuh 10,9% YTD — menunjukkan likuiditas valas domestik masih cukup.

Tim Riset Feedberry 15:06 WIB
Newsletter · Gratis Selamanya

Bisnis Indonesia, dibaca sebelum pasar buka

Feedberry Pagi hadir di inbox Anda setiap pagi kerja — ringkasan tajam yang langsung ke intinya. Semua konten bebas diakses, tanpa paywall.

Gratis Selamanya Tanpa Paywall Ringkasan Harian Batalkan Kapan Saja

Bergabung dengan ribuan pembaca profesional yang mengikuti bisnis Indonesia setiap pagi.