Beta Feedberry sedang dalam pengembangan aktif. Seluruh konten dapat diakses gratis.

6 MEI 2026
FEEDberryBISNIS · PASAR · KEBIJAKAN · INDONESIA

Intelijen keuangan AI untuk Indonesia.

Kebijakan

Insentif PPN Mobil Listrik 100 Ribu Unit Segera Dieksekusi — Purbaya Tunggu Restu Prabowo

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan tinggal melapor ke Presiden Prabowo untuk mengeksekusi insentif PPN ditanggung pemerintah (DTP) bagi 100.000 mobil listrik dan 100.000 motor listrik, dengan opsi penambahan kuota tanpa batas. Kebijakan ini merupakan realisasi arahan presiden untuk mengurangi konsumsi BBM dan mempercepat transisi ke kendaraan listrik. Purbaya memastikan anggaran sudah dihitung dan cukup, serta kapasitas produksi EV domestik mencapai 300.000 unit mobil dan jutaan motor. Langkah ini muncul di tengah tekanan rupiah yang berada di level terlemah dalam setahun dan harga minyak global yang mendekati level tertinggi setahun, membuat insentif ini semakin relevan untuk menekan impor BBM dan mendorong substitusi energi.

Tim Redaksi Feedberry · 17:25 WIB
Korporasi

Industri Plastik Masuki New Normal: Harga Tak Kembali ke Level Pra-Krisis, Utilisasi Pulih ke 75%

Industri plastik Indonesia memasuki fase 'new normal' di mana harga bahan baku tidak akan kembali ke level sebelum krisis, meskipun pasokan mulai stabil dan harga mulai turun. Sekretaris Jenderal Inaplas, Fajar Budiono, menyatakan bahwa setelah lonjakan harga hingga 100% akibat gangguan pasokan dari Timur Tengah, harga kini menemukan titik keseimbangan baru yang lebih tinggi. Utilisasi pabrik yang sempat turun di bawah 70% kini pulih ke 75% dan ditargetkan mencapai 80–85% dalam waktu dekat. Pola ini mengulang siklus krisis 1998 dan 2008, di mana harga bijih plastik melonjak drastis sebelum akhirnya stabil di level yang lebih tinggi. Dengan rupiah yang berada di area tertekan (USD/IDR Rp17.366, persentil 100% dalam 1 tahun), biaya impor bahan baku tetap menjadi tekanan struktural bagi industri hilir.

Tim Redaksi Feedberry · 17:22 WIB
Makro

Menkeu Target Ekonomi 6% di Tengah Rupiah Terlemah Setahun — Optimisme vs Realitas Pasar

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menargetkan pertumbuhan ekonomi Indonesia didorong ke arah 6% hingga akhir 2026, setelah kuartal I-2026 mencatat 5,61% — yang ia sebut sebagai bukti Indonesia telah keluar dari 'kutukan pertumbuhan 5%'. Ia mengklaim pencapaian ini diraih tanpa tambahan anggaran, hanya dengan mengalihkan dana dari BI ke perbankan dan program lainnya. Namun, optimisme fiskal ini kontras dengan tekanan di pasar keuangan: rupiah berada di level terlemah dalam setahun (Rp17.366) dan IHSG mendekati level terendah (6.969), mengindikasikan pasar belum sepenuhnya mencerminkan keyakinan pemerintah. Purbaya juga berencana berangkat haji pada 21 Mei 2026 dan mendoakan agar tiga tahun lagi Indonesia 'kaya bareng-bareng'.

Tim Riset Feedberry
Makro & Kebijakan / analisis / data Semua artikel makro →
Makro

Ironi Asia: Surplus Dagang 71 Bulan Tak Cukup Selamatkan Rupiah dari Tekanan Dolar

Artikel ini mengupas paradoks yang sedang terjadi di Asia: negara-negara dengan surplus perdagangan besar justru mengalami depresiasi mata uang terhadap dolar AS. Indonesia menjadi contoh paling mencolok — surplus neraca perdagangan telah berlangsung 71 bulan berturut-turut sejak Mei 2020, namun dalam periode yang sama rupiah justru terdepresiasi sekitar 15% terhadap dolar AS. Pola serupa terjadi di Korea Selatan (surplus 15 bulan beruntun, won tetap terdepresiasi 1,03%) dan Vietnam (surplus 10 tahun berturut-turut, dong terdepresiasi 14,25% dalam lima tahun). Analisis Commerzbank yang dikutip artikel menegaskan bahwa hubungan antara surplus perdagangan dan penguatan mata uang kini semakin melemah — pergerakan nilai tukar lebih ditentukan oleh arus modal dan kebijakan bank sentral. Ini mengindikasikan bahwa tekanan eksternal, terutama kebijakan moneter AS yang ketat dan dominasi dolar, telah mengalahkan fundamental perdagangan sebagai penentu arah kurs.

Tim Redaksi Feedberry · 17:05 WIB
Makro

Purbaya Target Ekonomi 6% di Tengah Rupiah Terlemah Setahun — Optimisme Fiskal vs Realitas Pasar

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menargetkan pertumbuhan ekonomi Indonesia didorong ke arah 6% hingga akhir 2026, setelah kuartal I-2026 mencatat 5,61% — yang ia sebut sebagai bukti Indonesia telah keluar dari 'kutukan pertumbuhan 5%'. Namun, optimisme fiskal ini kontras dengan tekanan di pasar keuangan: rupiah berada di level terlemah dalam setahun (Rp17.366) dan IHSG mendekati level terendah (6.969), mengindikasikan pasar belum sepenuhnya mencerminkan keyakinan pemerintah. Purbaya juga berencana berangkat haji pada 21 Mei 2026 dan mendoakan agar tiga tahun lagi Indonesia 'kaya bareng-bareng'. Pertumbuhan kuartal I 2026 ditopang konsumsi rumah tangga yang tumbuh solid berkat momentum hari besar keagamaan dan stimulus pemerintah seperti THR dan diskon tiket, namun tekanan eksternal dari pelemahan rupiah dan harga minyak global yang tinggi menjadi risiko utama ke depan.

Tim Redaksi Feedberry · 17:00 WIB

Pasar Real-time

Yahoo Finance · Data tertunda · 17:35 WIB

Utama
USD/IDR
17.380 ▲ 0.23%
IHSG
7.092,5 ▲ 0.50%
Emas
USD 4,710 ▲ 3.10%
Global & Komoditas
Brent
USD 100.58 ▼ 8.46%
WTI
USD 92.40 ▼ 9.65%
S&P 500
7,259.2 ▲ 0.81%
Nasdaq
25,326.1 ▲ 1.03%
Saham IDX
BBRI
3.160 ▲ 0.32%
BBCA
5.950 ▲ 0.00%

Ringkasan ini dikurasi agar homepage tetap rapi. 9 ticker lain tersedia di halaman pasar.

Lihat semua data pasar →
Analisis Pilihan / riset / data
Rupiah ▲ 0.23%
17.380
USD melemah
IHSG ▲ 0.50%
7.092,5
Bursa menguat
Minyak ▼ 8.46%
USD 100.58
Brent global
Risk Appetite ▲ 1.03%
25,326.1
Nasdaq Composite
Semua analisis →
Makro Skor 8.7

Ironi Asia: Surplus Dagang 71 Bulan Tak Cukup Selamatkan Rupiah dari Tekanan Dolar

Artikel ini mengupas paradoks yang sedang terjadi di Asia: negara-negara dengan surplus perdagangan besar justru mengalami depresiasi mata uang terhadap dolar AS. Indonesia menjadi contoh paling mencolok — surplus neraca perdagangan telah berlangsung 71 bulan berturut-turut sejak Mei 2020, namun dalam periode yang sama rupiah justru terdepresiasi sekitar 15% terhadap dolar AS. Pola serupa terjadi di Korea Selatan (surplus 15 bulan beruntun, won tetap terdepresiasi 1,03%) dan Vietnam (surplus 10 tahun berturut-turut, dong terdepresiasi 14,25% dalam lima tahun). Analisis Commerzbank yang dikutip artikel menegaskan bahwa hubungan antara surplus perdagangan dan penguatan mata uang kini semakin melemah — pergerakan nilai tukar lebih ditentukan oleh arus modal dan kebijakan bank sentral. Ini mengindikasikan bahwa tekanan eksternal, terutama kebijakan moneter AS yang ketat dan dominasi dolar, telah mengalahkan fundamental perdagangan sebagai penentu arah kurs.

Tim Riset Feedberry 17:05 WIB
Kebijakan Skor 8.7

Eksportir SDA Wajib Konversi 50% DHE ke Rupiah per 1 Juni 2026 — Intervensi Likuiditas Valas Paling Agresif

Pemerintah memfinalisasi revisi PP 36/2019 tentang DHE SDA yang mewajibkan eksportir SDA menempatkan dana hasil ekspor di bank Himbara dan mengonversi maksimal 50% ke rupiah, berlaku 1 Juni 2026. Ini adalah eskalasi signifikan dari aturan sebelumnya yang hanya mewajibkan penempatan 100% devisa di sistem keuangan nasional tanpa kewajiban konversi. Sektor migas dikecualikan dari skema baru dan tetap mengikuti aturan lama (penempatan 3 bulan). Kebijakan ini muncul saat rupiah berada di level Rp17.424 per dolar AS — area tekanan tertinggi dalam rentang data terverifikasi satu tahun — dan IHSG mendekati level terendahnya. Langkah ini merupakan intervensi struktural paling agresif dalam pengelolaan devisa ekspor, yang bertujuan memperkuat pasokan likuiditas rupiah domestik dan menahan volatilitas kurs, namun berpotensi menimbulkan resistensi dari eksportir karena mengurangi fleksibilitas pengelolaan valas mereka.

Tim Riset Feedberry 16:42 WIB
Pasar Skor 9

AS Akhiri Epic Fury, Lanjutkan Patroli Hormuz — Minyak Brent di Atas USD 107, Rupiah Tertekan

AS menyatakan Operasi Epic Fury terhadap Iran berakhir, namun langsung meluncurkan misi baru (Project Freedom) untuk mengamankan Selat Hormuz. Meski Presiden Trump menghentikan sementara misi pengawalan kapal untuk memberi ruang negosiasi, blokade angkatan laut terhadap Iran tetap berlaku penuh. Harga minyak Brent bertahan di USD 107,26 — mendekati level tertinggi dalam satu tahun — sementara rupiah tertekan ke Rp17.366, level terlemah dalam rentang data yang tersedia. Bagi Indonesia, setiap pergerakan harga minyak menjadi krusial karena rupiah yang lemah memperberat biaya impor energi dan beban subsidi BBM. Ketegangan masih berlangsung dengan laporan serangan rudal Iran ke UEA yang dibantah Teheran, dan IMF memperkirakan dampak konflik masih akan terasa 3-4 bulan ke depan.

Tim Riset Feedberry 15:50 WIB
Newsletter · Gratis Selamanya

Bisnis Indonesia, dibaca sebelum pasar buka

Feedberry Pagi hadir di inbox Anda setiap pagi kerja — ringkasan tajam yang langsung ke intinya. Semua konten bebas diakses, tanpa paywall.

Gratis Selamanya Tanpa Paywall Ringkasan Harian Batalkan Kapan Saja

Bergabung dengan ribuan pembaca profesional yang mengikuti bisnis Indonesia setiap pagi.