Beta Feedberry sedang dalam pengembangan aktif. Seluruh konten dapat diakses gratis.

11 MEI 2026
FEEDberryBISNIS · PASAR · KEBIJAKAN · INDONESIA

Intelijen keuangan AI untuk Indonesia.

Kebijakan

Prabowo Tak Paksa Orang Kaya Ikut MBG — Fokus pada 82,9 Juta Penerima Sasaran

Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa program Makan Bergizi Gratis (MBG) tidak akan dipaksakan kepada anak-anak dari keluarga mampu yang menolak. Pernyataan ini disampaikan saat kunjungan ke Kampung Nelayan Merah Putih di Gorontalo, Sabtu (10/5/2026), di tengah target pemerintah memberikan MBG kepada 82,9 juta penerima manfaat — anak sekolah, ibu hamil, dan balita — dengan realisasi saat ini sekitar 60 juta penerima per hari. Sikap ini mengindikasikan fleksibilitas implementasi di lapangan, namun juga menyiratkan potensi tantangan distribusi dan logistik di daerah yang belum terjangkau, seperti yang dikeluhkan sebagian warga Gorontalo. Dalam konteks fiskal yang ketat — harga minyak Brent di atas USD 104 per barel dan rupiah di level tertekan — efisiensi sasaran program menjadi krusial agar beban APBN tidak membengkak tanpa hasil optimal.

Tim Redaksi Feedberry · 07:00 WIB
Pasar

Trump Tolak Proposal Damai Iran — Minyak Brent di Atas USD 104, Risiko Geopolitik Kembali Meningkat

Presiden AS Donald Trump menolak proposal perdamaian terbaru dari Iran, menyebutnya 'sama sekali tidak dapat diterima' dan menuduh Teheran mempermainkan AS dengan menunda-nunda negosiasi. Sikap keras ini terjadi di tengah harga minyak Brent yang masih bertahan di atas USD 104 per barel, level yang mendekati tertinggi dalam setahun. Bagi Indonesia, kombinasi harga minyak tinggi dan rupiah yang berada di area terlemah dalam satu tahun (USD/IDR Rp17.370) menciptakan tekanan ganda pada anggaran subsidi energi dan neraca perdagangan. Ketidakpastian ini juga berpotensi memicu volatilitas di IHSG dan meningkatkan persepsi risiko terhadap aset emerging market.

Tim Redaksi Feedberry · 06:57 WIB
Pasar

Strategy Buka Opsi Jual Bitcoin untuk Dividen — Risiko Tekanan Harga BTC Mengemuka

Strategy (sebelumnya MicroStrategy) mengindikasikan akan menjual sebagian kepemilikan Bitcoin-nya secara periodik untuk membayar dividen kepada pemegang instrumen kredit perusahaan. CEO Michael Saylor menyatakan langkah ini untuk 'menginokulasi pasar' dan mengirim sinyal bahwa penjualan benar-benar terjadi. Perusahaan saat ini memegang sekitar 4% dari total pasokan Bitcoin dengan harga rata-rata akuisisi ~$75.537 per BTC, dan posisi tersebut masih mencatat keuntungan sekitar 7,6%. Langkah ini kontras dengan sikap sebelumnya yang menyatakan tidak akan pernah menjual Bitcoin, dan menuai reaksi beragam: ada yang melihatnya sebagai opsi yang menguntungkan untuk mendanai pembelian BTC di masa depan, sementara yang lain khawatir akan menciptakan 'lingkaran bencana' yang menekan harga spot. CEO Phong Le membantah bahwa penjualan tahunan ~$1,5 miliar akan memengaruhi harga, dengan alasan volume perdagangan harian Bitcoin yang lebih dari $60 miliar dapat menyerapnya.

Tim Riset Feedberry
Makro & Kebijakan / analisis / data Semua artikel makro →
Makro

PDB Q1-2026 Tumbuh 5,61%: China Jadi Penopang FDI, Tapi Neraca Berjalan Tertekan

Ekonomi Indonesia tumbuh 5,61% YoY di Q1-2026, melampaui konsensus 5,4% dan lebih tinggi dari Q4-2025 yang 5,39%. Konsumsi rumah tangga naik 5,52% didorong Ramadan dan harga BBM subsidi, sementara belanja pemerintah melonjak 21,81% berkat akselerasi program Makan Bergizi Gratis. Di sisi eksternal, FDI naik 5,2% YoY dengan China sebagai kontributor utama — setiap US$1 juta investasi China menciptakan 18,4 lapangan kerja, lebih tinggi dari rata-rata negara lain (17,3). Namun, di saat yang sama, investor asing tercatat melepas US$3,47 miliar dari pasar saham dan obligasi domestik sepanjang tahun berjalan, menekan neraca berjalan. Ini menandai divergensi penting: investasi langsung dari China menjadi penopang pertumbuhan riil, sementara arus portofolio asing justru keluar, menambah tekanan pada rupiah dan pasar keuangan.

Tim Redaksi Feedberry · 06:55 WIB
Makro

IRGC Ancam Serangan Balik ke AS Jika Kapal Iran Diserang — Selat Hormuz Kembali Memanas

Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) mengancam akan melancarkan serangan besar-besaran terhadap posisi AS dan kapal musuh jika ada agresi terhadap tanker minyak atau kapal komersial Iran. Ancaman ini muncul di tengah blokade angkatan laut AS yang dimulai 13 April di Selat Hormuz, setelah gencatan senjata yang rapuh sejak 8 April gagal menghasilkan kesepakatan permanen. Inggris telah mengerahkan kapal perusak HMS Dragon untuk bergabung dengan misi multinasional bersama Prancis mengamankan jalur pelayaran. Selat Hormuz dilalui sekitar 20% minyak dunia, sehingga setiap eskalasi militer di sana secara langsung mengancam pasokan energi global dan menaikkan premi risiko geopolitik yang sudah diperhitungkan pasar. Bagi Indonesia, dampak utamanya adalah potensi kenaikan harga minyak yang membebani biaya impor energi, memperlebar defisit neraca perdagangan, dan mendorong inflasi lebih tinggi — di saat inflasi domestik masih dalam tekanan.

Tim Redaksi Feedberry · 16:36 WIB

Pasar Real-time

Yahoo Finance · Data tertunda · 17:30 WIB

Utama
USD/IDR
17.405 ▼ 0.20%
IHSG
6.905,6 ▼ 0.92%
Emas
USD 4,671 ▼ 1.26%
Global & Komoditas
IHSG
6.905,6 ▼ 0.92%
USD/IDR
17.405 ▼ 0.20%
Brent
USD 103.40 ▲ 2.08%
BBRI
3.200 ▼ 1.84%
Saham IDX
BBRI
3.200 ▼ 1.84%
BBCA
6.150 ▼ 0.40%

Ringkasan ini dikurasi agar homepage tetap rapi. 5 ticker lain tersedia di halaman pasar.

Lihat semua data pasar →
Analisis Pilihan / riset / data
Rupiah ▼ 0.20%
17.405
USD menguat
IHSG ▼ 0.92%
6.905,6
Bursa melemah
Minyak ▲ 2.08%
USD 103.40
Brent global
Risk Appetite
Feedberry Market Pulse — Data Pasar Indonesia
Semua analisis →
Pasar Skor 9

Minyak Melonjak 3% Gagalnya Kesepakatan Damai AS-Iran — Selat Hormuz Masih Tertutup

Harga minyak mentah Brent melonjak 3,14% ke US$104,47 per barel pada Senin pagi setelah Presiden Trump menyebut respons Iran terhadap proposal damai AS sebagai 'tidak dapat diterima'. Harapan pembukaan kembali Selat Hormuz — jalur transit minyak global — pupus, memperpanjang ketatnya pasokan energi dunia. CEO Saudi Aramco memperingatkan dunia telah kehilangan sekitar 1 miliar barel minyak dalam dua bulan terakhir dan pasar butuh waktu untuk stabil meski arus pulih. Trump dijadwalkan bertemu Presiden Xi di Beijing pekan ini, dan pasar menanti apakah China bisa mendorong Iran menuju gencatan senjata. Bagi Indonesia, lonjakan harga minyak ini memperkuat tekanan pada anggaran subsidi energi yang sudah terbebani, serta berpotensi memperlebar defisit neraca perdagangan dan memicu inflasi impor — di tengah rupiah yang berada di area terlemah dalam satu tahun.

Tim Riset Feedberry 06:52 WIB
Makro Skor 8.3

PDB Q1-2026 Tumbuh 5,61%: China Jadi Penopang FDI, Tapi Neraca Berjalan Tertekan

Ekonomi Indonesia tumbuh 5,61% YoY di Q1-2026, melampaui konsensus 5,4% dan lebih tinggi dari Q4-2025 yang 5,39%. Konsumsi rumah tangga naik 5,52% didorong Ramadan dan harga BBM subsidi, sementara belanja pemerintah melonjak 21,81% berkat akselerasi program Makan Bergizi Gratis. Di sisi eksternal, FDI naik 5,2% YoY dengan China sebagai kontributor utama — setiap US$1 juta investasi China menciptakan 18,4 lapangan kerja, lebih tinggi dari rata-rata negara lain (17,3). Namun, di saat yang sama, investor asing tercatat melepas US$3,47 miliar dari pasar saham dan obligasi domestik sepanjang tahun berjalan, menekan neraca berjalan. Ini menandai divergensi penting: investasi langsung dari China menjadi penopang pertumbuhan riil, sementara arus portofolio asing justru keluar, menambah tekanan pada rupiah dan pasar keuangan.

Tim Riset Feedberry 06:55 WIB
Pasar Skor 8

Trump Tolak Proposal Damai Iran — Minyak Brent di Atas USD 104, Risiko Geopolitik Kembali Meningkat

Presiden AS Donald Trump menolak proposal perdamaian terbaru dari Iran, menyebutnya 'sama sekali tidak dapat diterima' dan menuduh Teheran mempermainkan AS dengan menunda-nunda negosiasi. Sikap keras ini terjadi di tengah harga minyak Brent yang masih bertahan di atas USD 104 per barel, level yang mendekati tertinggi dalam setahun. Bagi Indonesia, kombinasi harga minyak tinggi dan rupiah yang berada di area terlemah dalam satu tahun (USD/IDR Rp17.370) menciptakan tekanan ganda pada anggaran subsidi energi dan neraca perdagangan. Ketidakpastian ini juga berpotensi memicu volatilitas di IHSG dan meningkatkan persepsi risiko terhadap aset emerging market.

Tim Riset Feedberry 06:57 WIB
Newsletter · Gratis Selamanya

Bisnis Indonesia, dibaca sebelum pasar buka

Feedberry Pagi hadir di inbox Anda setiap pagi kerja — ringkasan tajam yang langsung ke intinya. Semua konten bebas diakses, tanpa paywall.

Gratis Selamanya Tanpa Paywall Ringkasan Harian Batalkan Kapan Saja

Bergabung dengan ribuan pembaca profesional yang mengikuti bisnis Indonesia setiap pagi.