Rupiah Sentuh Level Terendah Sepanjang Masa, BI Gerogoti Cadangan Devisa — Risiko Krisis 1997 Mengemuka
Rupiah jatuh ke level terendah sepanjang masa di kisaran Rp17.400 per dolar AS, melampaui titik terendah saat krisis Asia 1997. Bank Indonesia mengerahkan cadangan devisa secara besar-besaran untuk menahan laju pelemahan, yang menurut data terbaru telah menyusut USD 2 miliar menjadi USD146,2 miliar per akhir April 2026. Pemerintah merespons dengan mengaktifkan Bond Stabilization Fund (BSF) — instrumen pengelolaan arus modal yang mengingatkan pada skema serupa era 2015. Langkah ini, ditambah dengan capital outflow SBN yang mencapai Rp11,7 triliun year-to-date, menunjukkan bahwa tekanan terhadap rupiah sudah bersifat struktural dan tidak lagi sekadar fluktuasi harian. Kombinasi defisit kembar (APBN dan transaksi berjalan), ketergantungan pada komoditas, serta ketidakpastian kebijakan ekonomi Presiden Prabowo menjadi akar masalah yang membuat investor asing menarik diri.