(+62) 31-XXXX-XXX
support@feedberry.com

Ekonomi Testing

Read More

Apa itu Javascript?

Read More

Hello world!

Read More

TERKINI

Ekonomi Testing

Read More

Apa itu Javascript?

Read More

Hello world!

Read More

Hosting

Teknologi

Ekonomi Testing
What is Lorem Ipsum?
Lorem Ipsum is simply dummy text of the printing and typesetting industry. Lorem Ipsum has been the industry's standard dummy text ever since the 1500s, when an unknown printer took a galley of type and scrambled it to make a type specimen book. It has survived not only five centuries, but also the leap into electronic typesetting, remaining essentially unchanged. It was popularised in the 1960s with the release of Letraset sheets containing Lorem Ipsum passages, and more recently with desktop publishing software like Aldus PageMaker including versions of Lorem Ipsum.
Why do we use it?
It is a long established fact that a reader will be distracted by the readable content of a page when looking at its layout. The point of using Lorem Ipsum is that it has a more-or-less normal distribution of letters, as opposed to using 'Content here, content here', making it look like readable English. Many desktop publishing packages and web page editors now use Lorem Ipsum as their default model text, and a search for 'lorem ipsum' will uncover many web sites still in their infancy. Various versions have evolved over the years, sometimes by accident, sometimes on purpose (injected humour and the like).

Where does it come from?
Contrary to popular belief, Lorem Ipsum is not simply random text. It has roots in a piece of classical Latin literature from 45 BC, making it over 2000 years old. Richard McClintock, a Latin professor at Hampden-Sydney College in Virginia, looked up one of the more obscure Latin words, consectetur, from a Lorem Ipsum passage, and going through the cites of the word in classical literature, discovered the undoubtable source. Lorem Ipsum comes from sections 1.10.32 and 1.10.33 of "de Finibus Bonorum et Malorum" (The Extremes of Good and Evil) by Cicero, written in 45 BC. This book is a treatise on the theory of ethics, very popular during the Renaissance. The first line of Lorem Ipsum, "Lorem ipsum dolor sit amet..", comes from a line in section 1.10.32.
The standard chunk of Lorem Ipsum used since the 1500s is reproduced below for those interested. Sections 1.10.32 and 1.10.33 from "de Finibus Bonorum et Malorum" by Cicero are also reproduced in their exact original form, accompanied by English versions from the 1914 translation by H. Rackham.
Read More
Apa itu Javascript?
Halo para Cloudku pada kesempatan kali ini kita akan membahas tentang apa itu javascript , fungsi dan kegunaannya. Tanpa berlama-lama lagi mari kita akan bahas mengenai apa itu javascript. JavaScript adalah bahasa pemrograman yang paling banyak digunakan dalam pengembangan website, aplikasi, game, dan lainnya. Bahkan, produk dari perusahaan besar seperti Google, Facebook, dan LinkedIn juga telah menggunakan JavaScript.
Jika Anda menguasai JavaScript, Anda bisa membuat website lebih menarik dan membuat pengunjung betah. Bahkan, Anda juga dapat mengembangkan game online berbasis web yang populer di kalangan anak muda.

Apa itu Javascript?
JavaScript adalah bahasa pemrograman populer yang digunakan untuk membuat situs dengan konten website yang dinamis. Faktanya, ada lebih dari 67,7 persen developer yang menggunakan JavaScript, Konten dinamis artinya konten dapat bergerak atau berubah di depan layar tanpa perlu mereload halaman. Misalnya saja, fitur slideshow foto, gambar animasi, pengisian poling, dan lainnya.
JavaScript sendiri sebenarnya biasanya dikolaborasikan dengan HTML dan CSS. Di mana HTML digunakan untuk membuat struktur website dan CSS untuk merancang style halaman website. Lalu, JavaScript berperan menambahkan elemen interaktif untuk meningkatkan engagement pengguna.
Sebagai contoh, ketika Anda memberikan like dan komentar di Twitter. Anda bisa melihat munculnya jumlah like dan komentar yang terus bertambah secara real time, tanpa direload.
Untuk bahasa pemrograman ini awalnya merupakan bahasa pemrograman yang hanya bekerja dari sisi klien atau front end. Artinya proses pengolahan kode hanya akan berjalan di browser.
Saat itu Google membuat bahasa pemrograman ini semakin populer dengan menggunakan AJAX untuk fitur suggestion di kolom pencarian. AJAX atau Asynchronous JavaScript and XML merupakan teknik pembaruan data halaman web tanpa proses reload.
Semenjak itu, banyak developer mulai memanfaatkan bahasa pemrograman ini untuk membuat website yang lebih menarik dan hidup.
Seiring perkembangannya, JavaScript tak hanya bisa digunakan di sisi client, tetapi juga di sisi server. Eksekusi bahasa pemrograman ini di sisi server dapat dilakukan dengan memanfaatkan platform framework JavaScript seperti Node.js, React.js, dan lainnya.
Dengan framework, banyak backend developer mulai banyak melirik bahasa pemrograman ini. Sehingga lahirlah produk-produk canggih seperti aplikasi untuk mobile, website aplikasi, hingga game online.
Berikut ini beberapa fungsi JavaScript paling utama yang wajib Anda ketahui:
1. Membuat Website Lebih Menarik
JavaScript mampu membuat website terlihat lebih menarik dan interaktif, dengan konten-konten dinamisnya.
Misalnya, konten yang bergerak dan memperbarui secara real-time tanpa perlu reload semua halaman website berkali-kali.
Sebagai contoh, Google Maps, Ketika fitur penunjuk rute diaktifkan, Google Maps dapat terus mengupdate posisi Anda secara realtime tanpa perlu melakukan reload. Hal ini tentu tak bisa dilakukan tanpa menggunakan JavaScript.
2. Menciptakan Aplikasi Mobile
Fungsi JavaScript selanjutnya ialah untuk membuat aplikasi mobile. Kalau dulu aplikasi mobile hanya bisa dikembangkan dengan bahasa pemrograman Java untuk Android. Sekarang, bahasa pemrograman ini sudah bisa digunakan dalam mobile API untuk membuat aplikasi mobile.
Pun pembuatan aplikasi mobile juga semakin mudah dengan adanya framework JavaScript khusus aplikasi mobile, seperti React Native. Dengan framework ini, Anda bisa membuat aplikasi mobile untuk dua sistem operasi sekaligus, yaitu Android dan iOS.
3. Mengembangkan Game Berbasis Web Browser
Tak hanya membuat halaman website, JavaScript juga dapat berfungsi untuk mengembangkan game online berbasis browser.
Untuk membuat game browser ini, bahasa pemrograman ini dikombinasikan dengan HTML5 yang mampu membuat game semakin menarik. Beberapa game populer JavaScript, misalnya Lord of Ultima dan Flappy Bird.
Pengembangan game berbasis JavaScript ini pun didukung oleh adanya framework JavaScript khusus game, seperti Playground.js, Panda.js, dan Quintus.
4. Menjalankan Web Server
Terakhir, seiring perkembangannya, bahasa pemrograman ini tak hanya mampu bekerja di sisi browser saja, tetapi juga di sisi server dengan menggunakan Node.js.
Node.js ini akan mengeksekusi kode JavaScript pada sisi server sehingga dapat menjalankan situs, aplikasi web, dan game berbasis browser.
Node.js juga lebih mampu menangani banyak proses secara bersamaan, tanpa perlu menunggu satu proses selesai terlebih dulu. Sehingga proses bisa dilakukan lebih cepat.

Cara Kerja JavaScript yang Wajib Anda Pahami
Berikut ini cara kerja JavaScript dari sisi client dan sisi server yang perlu Anda ketahui.
Cara Kerja JavaScript di Sisi Client
Sebelumnya, kode JavaScript dapat dibuat dalam satu halaman HTML Jadi, ketika halaman dibuka, kode akan berjalan secara otomatis.
Selain itu, kode bahasa pemrograman ini juga dapat dibuat pada file terpisah dengan ekstensi .js. Kemudian file tersebut disisipkan pada kode HTML
Nantinya kode akan ditulis dengan menggunakan tag <script> dan teks atribut JavaScript. Berikut contohnya:
<script type = “text/javascript”> Masukkan kode JavaScript </script>
Di sisi client, proses cara kerja JavaScript sebenarnya tidak terlalu rumit. Ketika pengunjung membuka halaman website, script akan terunduh dan mulai dijalankan di browser. Jadi, prosesnya tidak dilakukan di web server.
Karena bekerja dari sisi client atau browser, jika browser pengunjung tidak mendukung JavaScript, tampilan halaman website di perangkat pengunjung bisa berbeda. Pun, fungsi interaktifnya tak dapat dijalankan sebagaimana mestinya.
Kalau dari sisi server, bahasa pemrograman ini lebih banyak diimplementasikan untuk kebutuhan database. Cara kerjanya pun hampir sama dengan bahasa pemrograman sisi server lainnya, seperti C# atau Java.
Namun, hal yang membedakan adalah JavaScript bekerja secara non-blocking. Artinya. Ketika program berjalan, program tersebut tak akan berhenti pada satu proses saja. Sistem akan mulai menyiapkan perintah berikutnya.
Jika proses selanjutnya ternyata diketahui tidak memiliki output, proses tersebut bisa langsung dijalankan bersamaan dengan proses yang masih berjalan. Jadi, proses pengolahan data bisa dilakukan jauh lebih efektif.
Sebagai contoh cara kerja ini adalah aktivitas streaming video atau embed YouTube di sebuah website. Selama video berjalan, Anda tetap bisa mengakses informasi lainnya dalam website tersebut.
Kelebihan Javascript yang Disenangi Banyak Developer
Selain fungsinya yang beragam, berikut ini beberapa kelebihannya yang membuatnya populer di kalangan developer:
1, Mudah Dipahami dan Dipelajari
Bahasa pemrograman memiliki tingkat kesulitannya masing-masing. Nah, JavaScript termasuk salah satu yang mudah untuk dipelajari.
Syntax atau penulisan kodenya sangatlah ringkas sehingga gampang untuk dipahami. Coba saja bandingkan syntax untuk menampilkan Hello World dengan bahasa pemrograman lain berikut:
Bahasa Pemrograman Javascript
console.log('Hello World!')
Bahasa Pemrograman C++
#include <iostream> using namespace std; // main() is where program execution begins. // main() is where program execution begins. int main() { cout << "Hello World"; // prints Hello World return 0; }
Syntax dari JavaScript jauh lebih sederhana dan lebih mudah untuk dipahami, bukan?
2. Fleksibel Digunakan
Dulu, basis bahasa pemrograman website kebanyakan menggunakan PHP. Sebab semua logika web dibuat pada sisi server.
Namun, dengan adanya JavaScript, website bisa dibuat dari sisi client yang lebih dinamis dan interaktif. Bahkan seiring perkembangannya, bahasa pemrograman ini tidak hanya digunakan di sisi client atau browser saja. Tetapi juga di sisi server dengan adanya Node.js.
Dengan itu, Anda bisa mengembangkan beragam software seperti server, aplikasi mobile, dan desktop, game dan juga console.
3. Beban Server Lebih Ringan
Seperti dijelaskan sebelumnya, ketika pengunjung mengakses website, script akan terunduh di perangkat klien. Script tersebut kemudian diproses di browser klien. Lalu, browser mulai menampilkan halaman website.
Pun, proses kerjanya di sisi server dinilai sangat efisien. Sebab, cara kerjanya yang bersifat non-blocking. Artinya, prosesnya tidak akan berhenti satu proses saja. Bahkan, dapat dilakukan bersamaan, jika proses sebelumnya tidak membutuhkan output.
Dengan kata lain, beban kerja server akan jauh lebih ringan jika menggunakan JavaScript.
4. Bisa Digunakan untuk Semua Kebutuhan
JavaScript bisa Anda gunakan untuk berbagai kebutuhan.Tak hanya untuk front-end, bahkan Anda bisa mengelola server (backend) dengan menggunakan Node.js.
Dengan menggunakan bahasa pemrograman ini, Anda bisa mengembangkan website lebih efisien. Sebab, Anda tak perlu repot-repot menggunakan bahasa pemrograman lainnya.
5. Memiliki Komunitas yang Aktif
Selain mudah dipelajari dan fleksibel, Javascript juga memiliki dukungan komunitas developer yang aktif.
Dengan adanya komunitas tersebut, Anda bisa mendapatkan bantuan dari komunitas jika mengalami kendala seperti bug saat mengembangkan aplikasi. Jadi, akan lebih mudah menemukan solusinya
Read More
URL
Halo para Cloudku kali ini kami akan membahas apa dimaksud dengan URL. Pada para Cloudku tentunya tidak asing istilah URL. Namun, mungkin sebagian orang tidak mengetahui secara detail tentang tersebut. Untuk menambah wawasan, kami akan membahas tentang apa itu URL tanpa berlama-lama lagi mari kita simak pembahasan berikut.
Apa itu URL?
URL atau singkatan dari Uniform Resource Locator adalah rangkaian situs web yang tertera, berisikan nama folder, protokol bahasa dan sebagainya yang menuju ke WWW (world wide web). URL tidaklah sama dengan domain yang dimana domain adalah nama situs, sementara URL akan mengarahkan pengguna ke salah satu halaman dalam situs tersebut.
Setiap URL berisi nama domain, serta komponen lain yang diperlukan untuk menemukan halaman atau konten tertentu. URL juga mempunyai peranan penting dalam internet dikarenakan membuat pengakses internet dapat mencari berbagai hal yang diinginkan.
Fungsi URL
URL sangat vital peranannya dalam internet karena memungkinkan pengguna bisa mengakses internet untuk mencari berbagai macam hal yang diinginkan. Berikut adalah beberapa fungsi URL lainnya:
Memberi nama pada dokumen yang ada di dalam sebuah website.
Memberikan kemudahan bagi pengguna untuk mengingat alamat dari dokumen yang dicari.
Mengenali dokumen dalam website.
Memudahkan pengguna untuk mengakses dan mencari file di internet dengan alamat yang tepat, karena alamat yang ada di internet sangat banyak jumlahnya.
Bagian – bagian URL
Secara garis besar, URL terdiri dari empat bagian yang kemudian digabungkan menjadi struktur yang utuh, di antaranya:
Protokol
Secara umum, Protokol merupakan bagian dari URL yang menjelaskan bagaimana proses komunikasi akan dilakukan. Jika diartikan secara sederhana, maka Protokol merupakan seperangkat aturan yang menjelaskan tentang bagaimana proses komunikasi yang terjadi antara dua atau lebih komputer.
Jaringan akan mengikuti aturan tersebut agar bisa mentransmisikan data dengan tepat. Adapun jenis Protokol yang umumnya kamu temukan di internet adalah https dan http. Pada kegiatan browser sendiri, Protokol adalah bagian yang opsional. Hal ini berarti kamu bisa mengetikkan URL baik itu dengan Protokol atau tidak pada bagian address bar browser.
Nama Host Komputer (Host)
Setelah protokol, bagian dari URL adalah nama host komputer yang biasa disebut WWW (World Wide Web). Namun bagian ini bisa digunakan atau tidak.
Ketika kita mengunjungi situs di internet, kita akan menemukan bahwa ada situs yang menggunakan www tetapi ada juga tanpa menggunakan www.
Nama Domain (Domain Name)
Domain adalah nama situs atau nama yang menunjukkan alamat situs. Ini menunjukkan server Web mana yang sedang diminta.
Misalnya, Google.com, Twitter.com, Facebook.com, dan lain sebagainya. Jenisnya ada dua, yaitu berbayar misalnya (.com, .net, .info) atau yang gratisan misalnya menggunakan subdomain dari blogger.com. Sebagai alternatif, dimungkinkan untuk menggunakan alamat IPs.
Path
Path adalah jalur ke sumber daya di server Web. Pada masa awal Web, path mewakili lokasi file fisik di server Web. Saat ini, sebagian besar merupakan abstraksi yang ditangani oleh server Web tanpa realitas fisik.
Selain empat bagian-bagian URL diatas, masih terdapat pula dua bagian lain dari URL yang sering kamu jumpai pada sebuah website. Bagian-bagian URL tersebut antara lain Parameter dan juga Anchor.
Parameter
Parameter merupakan sebuah query pada URL. Umumnya, Parameter berfungsi untuk memproses sebuah data pada halaman dengan dinamis. Pada URL sendiri, pendefinisian Parameter ditulis dengan awalan ? serta lokasinya berada setelah Path URL.
URL yang memiliki bagian Parameter umumnya sering kamu jumpai pada situs jual beli online.
Anchor
Anchor merupakan sebuah query yang berfungsi sebagai kepentingan navigasi halaman. Bagian URL yang satu ini digunakan untuk membuat link bisa mengarah pada bagian tertentu dalam sebuah halaman web. Pada suatu URL sendiri, pendefinisian Anchor umumnya ditulis dengan awalan # dan berlokasi di bagian akhir URL.
Jenis – Jenis URL
URL sebenarnya memiliki berbagai jenis yang bisa kamu gunakan, diantaranya:
URL Absolute
URL Absolute merupakan sebuah alamat lengkap yang menyertakan nama domain. Alamat tersebut secara langsung juga menentukan lokasi dokumen ataupun director yang ada dalam internet. Adapun format penyusunan dari sebuah URL Absolute yakni domain-direktori-dokumen. Yang berarti direktori berada dalam suatu doman, sementara dokumen terdapat dalam suatu direktori pada domain utama.
Contoh direktori yang ada di dalam domain dan dokumen yang ada dalam direktori
<img src=<a href="http://www.websiteanda.com/images/image.jpg">http://www.websiteanda.com/images/image.jpg</a>>
URL Relative
URL Relative
merupakan sebuah URL yang menentukan sebuah alamat menurut URL aktif saat itu.
Jika URL Absolute sudah memiliki format atau susunan yang baku, maka berbeda
dengan URL Relative. URL ini tidak memiliki format penyusunan yang baku karena
hanya ada petunjuk nama dokumen yang saat itu Kita buka pada halaman internet.
Contoh : <umg src=”image.jpg”>


Nah, itulah penjelasan ringkas seputar Uniform Resource Locator (URL), mulai dari pengertiannya, fungsi URL, jenis URL, beserta contoh alamat URL dan penjelasannya. Dengan mengetahui lebih lanjut apa itu URL maka kamu tidak perlu bingung lagi saat ingin mengidentifikasi sebuah file dalam internet. Pasalnya, dari karakter URL sendiri akan sangat memudahkan kamu sebagai pengguna internet saat mencari informasi yang diperlukan.
Read More
Hello world!

Welcome to WordPress. This is your first post. Edit or delete it, then start writing!

Read More
© Copyright 2021 - Feedberry- All Rights Reserved
envelopephone-handsetmap-marker linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram