Beta Feedberry sedang dalam pengembangan aktif. Seluruh konten dapat diakses gratis.

12 MEI 2026
FEEDberryBISNIS · PASAR · KEBIJAKAN · INDONESIA

Intelijen keuangan AI untuk Indonesia.

Direktori Emiten · IDX

INCO

Blue Chip

Vale Indonesia Tbk

Basic Materials · Basic Materials

Harga
5.425
▼ 13.89%
Market Cap
Rp57,18 T
PER
26,67
PBV
1,19
Dividend Yield
0,89%

Laporan Keuangan Kuartalan

Periode Revenue Net Income Total Assets Total Equity NPM
Q1-2026 Rp4,29 T Rp741,32 M Rp56,78 T Rp47,91 T 17,3%
Q4-2025 Rp4,77 T Rp395,25 M Rp56 T Rp46,44 T 8,3%
Q3-2025 Rp4,64 T Rp452,72 M Rp54,01 T Rp45,83 T 9,8%
Q2-2025 Rp3,57 T Rp101,56 M Rp51,45 T Rp44,26 T 2,8%
Q1-2025 Rp3,44 T Rp362,6 M Rp52,95 T Rp45,86 T 10,6%
Q4-2024 Rp3,91 T Rp107,49 M Rp51,32 T Rp44,15 T 2,8%
Q3-2024 Rp3,48 T Rp209,32 M Rp47,14 T Rp41,26 T 6,0%
Q2-2024 Rp4,08 T Rp509,72 M Rp50,27 T Rp44,25 T 12,5%

Laporan Earnings Pro · 11 Mei 2026

Earnings Flash: Vale Indonesia Tbk (INCO) Q1-2026

Executive Summary

Vale Indonesia (INCO) mencatat pendapatan Rp 18.0 triliun di Q1-2026, tumbuh 22.3% YoY, dengan laba bersih melonjak 100.1% menjadi Rp 1.7 triliun. Namun, margin laba bersih hanya 9.4% dan ROE 3.5% menunjukkan efisiensi yang rendah. Di tengah IHSG yang tertekan di 6.906 dan USD/IDR di 17.410, valuasi PER 37.8x terlihat premium tanpa diimbangi profitabilitas yang kuat. Ini penting karena tekanan dari data inflasi AS (CPI 12 Mei) dan potensi kenaikan BI rate dapat memperberat beban operasional emiten.

Transmission Mechanism

Kinerja INCO sangat terkait dengan harga nikel global yang didorong oleh permintaan dari sektor baterai kendaraan listrik. Lonjakan laba bersih 100.1% kemungkinan besar berasal dari efek basis rendah dan kenaikan volume produksi, bukan dari perbaikan margin yang signifikan (GPM hanya 14.3%). Jika data CPI AS pada 12 Mei 2026 keluar di atas konsensus 3.7%, maka ekspektasi hawkish The Fed akan menguat, mendorong USD/IDR naik (rupiah melemah). Pelemahan rupiah meningkatkan biaya impor bahan baku dan utang dalam dolar, meskipun INCO memiliki utang sangat kecil (Rp 50.8 miliar). Di sisi lain, jika BI merespons dengan menaikkan suku bunga untuk menahan tekanan inflasi, biaya modal dan beban bunga akan naik, menekan margin laba bersih yang sudah tipis. Sebaliknya, jika inflasi AS rendah, ruang pemangkasan suku bunga terbuka, mengurangi tekanan pada IHSG dan memperbaiki sentimen terhadap saham siklikal seperti INCO.

Peer Comparison

Data peer untuk sektor pertambangan nikel belum tersedia dalam dataset ini. Namun, jika dibandingkan dengan emiten tambang logam lain di IDX, ROE INCO sebesar 3.5% berada di bawah rata-rata sektor yang biasanya di atas 10%, sementara PER 37.8x jauh di atas rata-rata sektor (sekitar 15-20x), menunjukkan valuasi yang tidak didukung oleh profitabilitas.

Forward Alert

1) Rilis CPI AS pada 12 Mei 2026 (konsensus 3.7% YoY) — jika di atas ekspektasi, tekanan pada IDR dan IHSG akan meningkat. 2) Keputusan BI rate setelah data inflasi domestik — risiko kenaikan suku bunga jika inflasi di atas target 2-4%. 3) Data PPI AS pada 13 Mei 2026 — indikasi biaya produksi yang dapat mempengaruhi harga komoditas global, termasuk nikel.
PRO

Setelah beta selesai, analisis Pro seperti ini akan jadi Rp 89.000/bulan. Selama beta, akses penuh tersedia gratis.