Direktori Emiten · IDX
ICBP
Blue ChipIndofood CBP Sukses Makmur Tbk
Consumer Non-Cyclicals · Food & Beverage
Analisis terkait ICBP
-
11 Mei 2026 Skor 6.5
IHSG Memantul, ICBP Terdiskon: PER 7,79x dengan Yield 3,72% di Tengah Rekomendasi Teknikal Sektor Consumer
Rekomendasi teknikal untuk INDF, JPFA, dan KLBF mendorong sektor consumer non-cyclicals; ICBP muncul sebagai nilai value dengan PER 7,79x dan ROE 12,52% yang solid.
Sumber data: IDX
-
11 Mei 2026 Skor 6.5
Target Harga ICBP di Kisaran Rp6.850–7.200 Seiring IHSG Bergerak Menantang Level 7.057
Analis memberikan target harga untuk ICBP dalam rentang Rp6.850–7.200 di tengah IHSG yang rally, mencerminkan potensi valuasi yang masih menarik dengan PER 7,79.
Sumber data: IDX
-
11 Mei 2026 Skor 6.5
IHSG Menguji Level 7,200: ICBP dan Emiten Lain Jadi Fokus Pasar
IHSG ditutup menguat 1,15% ke 7.174,3, dengan potensi uji 7.200; ICBP (PER 7,79; yield 3,72%) jadi salah satu saham yang diperhatikan di tengah momentum positif.
Sumber data: IDX
-
11 Mei 2026 Skor 6.5 Signal Tinggi
Disparitas Valuasi dan Arus Kas ICBP: Peluang di Tengah Tekanan Konsumsi
Target harga ICBP di Rp 7.275-7.400 memberi potensi upside 3,2-5% dari Rp 7.050, didukung fundamental solid dan valuasi murah.
Sumber data: IDX
-
11 Mei 2026 Skor 6.5
MNC & KISI Pasang Target Harga ICBP di Rp 6.850–7.200 di Tengah Rali IHSG
MNC Sekuritas dan KISI memberikan target harga untuk ICBP di rentang Rp 6.850–7.200, sejalan dengan rali IHSG di level 7.057 poin.
Sumber data: IDX
-
5 Mei 2026 Skor 7.7
IHSG Diproyeksi Mendung Hari Ini
IHSG ditutup menguat 1,22% ke 7.057 pada perdagangan kemarin, namun analis memproyeksikan indeks masih rawan terkoreksi ke rentang 6.645-6.838 hari ini. Data baseline menunjukkan IHSG berada di persentil 8% dalam satu tahun — mendekati level terendah — sementara rupiah tertekan ke Rp17.366, level tertinggi dalam periode yang sama. Penguatan IHSG kemarin lebih bersifat teknikal dan didorong sektor spesifik, bukan pemulihan kepercayaan investor secara luas.
Sumber data: IDX
-
4 Mei 2026 Skor 7.0 Signal Tinggi
Laba Grup Indofood (INDF) dan (ICBP) Berlawanan Arah, Cek Rekomendasi Sahamnya
Grup Indofood melaporkan kinerja kuartal I-2026 yang kontras: INDF sebagai holding mencatat penjualan Rp33,89 triliun (+7,4% YoY) dan laba bersih Rp2,95 triliun (+8,59% YoY), sementara ICBP yang fokus pada produk konsumen membukukan penjualan Rp21,72 triliun (+7,57% YoY) namun laba bersih turun 3,11% YoY menjadi Rp2,57 triliun. Perbedaan ini berasal dari struktur bisnis: INDF diuntungkan diversifikasi ke agribisnis dan komoditas yang menikmati harga relatif baik, sedangkan ICBP menghadapi tekanan margin dari kenaikan biaya bahan baku impor seperti gandum dan daya beli yang belum pulih. Analis Kiwoom Sekuritas menilai INDF lebih defensif karena buffer diversifikasi, sementara ICBP berpotensi recovery jika tekanan margin mereda di semester II-2026.
Sumber data: IDX
-
4 Mei 2026 Skor 5.0 Signal Tinggi
Produsen Indomie (ICBP) Bukukan Laba Rp 2,57 T pada Kuartal I-2026
ICBP membukukan laba Rp2,57 triliun di Q1-2026, turun 3% YoY dari Rp2,66 triliun, meski penjualan neto naik 8% menjadi Rp21,72 triliun. Penurunan laba usaha 10% terutama disebabkan lebih rendahnya laba selisih kurs dari kegiatan operasi, sementara margin laba usaha masih terjaga di 21,3%.
Sumber data: IDX