Analisis terkait BYAN
-
11 Mei 2026 Skor 6.5
Divestasi BYAN oleh Direktur Oliver Khaw: Sinyal Pelemahan atau Aksi Ambil Untung?
Oliver Khaw Kar Heng menjual 48.300 saham BYAN pada 7-8 April 2026, mengurangi kepemilikan menjadi 406.500 lembar di tengah valuasi tinggi sektor batu bara.
Sumber data: IDX
-
11 Mei 2026 Skor 6.5
Oliver Khaw Lepas Saham BYAN: Sinyal Pribadi atau Tekanan Sektor Batubara?
Komisaris Oliver Khaw Kar Heng menjual 16.600 saham BYAN pada 22-24 April 2026, memangkas kepemilikan 7,9%. Aksi korporasi ini memicu tanda tanya pasar di tengah tren perlambatan sektor energi.
Sumber data: IDX
-
11 Mei 2026 Skor 6.5
Insiden Penjualan Saham BYAN oleh Insider Oliver Khaw — Dampak pada Pergerakan Saham Batu Bara
Oliver Khaw Kar Heng menjual 18.300 saham BYAN dengan total Rp211,9 juta, menambah tren divestasi enam bulan terakhir yang memicu kewaspadaan pasar.
Sumber data: IDX
-
11 Mei 2026 Skor 6.5
Insider BYAN Kembali Lakukan Penjualan Saham, Pola Divestasi Berlanjut
Oliver Khaw Kar Heng menjual 4.500 saham BYAN pada 29 April, memperpanjang tren divestasi 6 bulan terakhir yang mencapai lebih dari 638.000 saham.
Sumber data: IDX
-
11 Mei 2026 Skor 6.5
Insider Bayan Resources (BYAN) Lepas Saham Lagi: Deretan Divestasi Sejak Februari 2026
Oliver Khaw Kar Heng menjual 42.400 saham BYAN pada awal Mei 2026, memperpanjang tren divestasi yang telah berlangsung sejak Februari 2026 dengan total lebih dari 680.000 saham dilepas.
Sumber data: IDX
-
6 Mei 2026 Skor 7.0
PGEO Kejar Kapasitas 1,8 GW, Laba PANI Melejit 4 Kali Lipat
IHSG ditutup menguat 1,22% ke 7.057,11 pada perdagangan Selasa (5/5), didorong lonjakan saham BRPT (24,66%), TPIA (19,70%), dan BBRI (3,62%). Namun, investor asing mencatat jual bersih Rp317,94 miliar di pasar reguler dan Rp518,39 miliar secara keseluruhan, menunjukkan tekanan arus modal yang masih berlanjut. Data pertumbuhan ekonomi kuartal I-2026 yang mencapai 5,61% YoY — tertinggi sejak kuartal III-2022 dan di atas ekspektasi pasar 5,40% — menjadi katalis utama sentimen positif. Di sisi korporasi, PGEO menargetkan kapasitas 1,8 GW pada 2033 (naik 2,5 kali lipat dari 727 MW di 2026) dengan investasi proyek Hululais US$449 juta, sementara PANI mencatat laba bersih Rp662,64 miliar, tumbuh 409,76% YoY, didorong marketing sales yang melonjak 112% menjadi Rp987 miliar. Kontras antara penguatan IHSG dan outflow asing menunjukkan bahwa kenaikan ini lebih didorong oleh sektor spesifik dan data makro positif, bukan oleh kepercayaan investor asing secara luas.
Sumber data: IDX
-
4 Mei 2026 Skor 5.0 Signal Tinggi
Laba Bersih Bayan Resources (BYAN) Terkoreksi 12,45% pada Kuartal I-2026
PT Bayan Resources Tbk (BYAN) membukukan laba bersih US$ 190,78 juta pada kuartal I-2026, turun 12,45% year-on-year dari US$ 217,91 juta. Pendapatan juga terkoreksi 7,70% menjadi US$ 821,65 juta, terutama karena segmen batu bara yang turun 5,13% menjadi US$ 1,11 miliar. Meskipun beban pokok berhasil ditekan 3,53%, laba bruto tetap menyusut 15,29% menjadi US$ 267,06 juta. Kinerja ini terjadi di tengah harga batu bara yang masih dalam tren normalisasi pasca-boom 2022, dan sejalan dengan tekanan yang juga dialami emiten batu bara lain seperti ADRO dan PTBA. Data pasar keuangan menunjukkan IHSG berada di level terendah dalam setahun (6.969, persentil 8%), sementara rupiah tertekan di Rp17.366 (persentil 100%), menambah sentimen negatif bagi saham-saham komoditas.
Sumber data: IDX