Direktori Emiten · IDX
BIPI
Mid CapPT Astrindo Nusantara Infrastruktur Tbk.
Energy · Oil, Gas & Coal
Analisis terkait BIPI
-
6 Mei 2026 Skor 7.0
IHSG Masih Rawan Koreksi, Namun Berpotensi Menguat Uji Level 7.212-7.418
MNC Sekuritas memproyeksikan IHSG masih rawan terkoreksi ke rentang 6.645-6.838 pada perdagangan hari ini, Kamis (7/5/2026), meskipun best case indeks berpotensi menguat menguji level 7.212-7.418. Support berada di 6.838 dan 6.745, sementara resistance di 7.022 dan 7.240. Pada penutupan sebelumnya, IHSG menguat 0,50% ke 7.092 dengan volume pembelian yang mendominasi. Data baseline menunjukkan IHSG saat ini berada di 6.969 — mendekati level terendah dalam rentang 1 tahun (persentil 8%), sementara USD/IDR di Rp17.366 berada di level tertinggi 1 tahun (persentil 100%), mengonfirmasi tekanan rupiah yang berat. Kondisi ini menempatkan IHSG dalam posisi rentan: koreksi lebih lanjut bisa terjadi jika sentimen risk-off global berlanjut, namun penguatan di atas resistance 7.022 bisa membuka peluang menuju 7.212-7.418.
Sumber data: IDX
-
4 Mei 2026 Skor 5.0
Ada Grup Bakrie dan Kongsi BIPI–OASA di Proyek WTE Cipeucang, Tangsel
BIPI (Grup Bakrie) mengikuti tender proyek Waste to Energy (WTE) Cipeucang, Tangsel, melalui PT Indoplas Energi Hijau (IEH) yang dimiliki 76% oleh IEH dan 24% oleh China Tianying. Proyek ini membutuhkan investasi Rp2,3 triliun, berkapasitas 1.100 ton sampah/hari, dan menghasilkan listrik 25 MW dengan tarif jual US$0,1335/kWh serta tipping fee Rp529.000/ton. BIPI juga baru membeli 20% saham MEH dari OASA dan 20% saham IEH dari Indoplas Makmur Lestari (anak usaha OASA) dengan total transaksi Rp520 juta.
Sumber data: IDX