Laporan Earnings Pro · 11 Mei 2026
Earnings Flash: Bank Central Asia Tbk (BBCA) Q1-2026
Executive Summary
BBCA mencatatkan laba bersih Rp 58,1 triliun di Q1-2026 dengan NPM 53,5% dan ROE 23,0%, didukung pertumbuhan pendapatan 2,5% dan earnings growth 3,7%. Namun, arus kas operasi negatif Rp 5,3 triliun dan free cash flow negatif Rp 3,7 triliun menjadi sinyal tekanan likuiditas operasional. Di tengah pelemahan IHSG ke 6.906 dan USD/IDR di 17.410, data ini relevan karena menunjukkan kemampuan bank menjaga profitabilitas di tengah tekanan makro, meski ada anomali pada kualitas laba. Rasio utang sangat rendah (Rp 2,7 triliun terhadap ekuitas Rp 259,1 triliun) mengindikasikan struktur modal yang konservatif.
Transmission Mechanism
Peer Comparison
Forward Alert
Setelah beta selesai, analisis Pro seperti ini akan jadi Rp 89.000/bulan. Selama beta, akses penuh tersedia gratis.