Analisis terkait ADRO
-
11 Mei 2026 Skor 6.5
Alamtri Resources (ADRO) Pacu Dividen Rp4,18 Triliun di Q1-2026, Sinyal Kas Kuat di Tengah Tekanan Energi
ADRO menaikkan dividen Q1-2026 menjadi Rp4,18 triliun dari Rp3,23 triliun tahun lalu, mencerminkan arus kas yang solid meski sektor batu bara menghadapi ketidakpastian harga komoditas global.
Sumber data: IDX
-
11 Mei 2026 Skor 6.5
Mandiri Sekuritas Soroti ADRO, CMRY, UNVR: Target Harga dan Implikasi Pasar 7 Mei 2026
Mandiri Sekuritas menetapkan target harga untuk ADRO di Rp2.600, CMRY Rp5.000, dan UNVR Rp1.855 dengan level stop-loss ketat pada 7 Mei 2026.
Sumber data: IDX
-
11 Mei 2026 Skor 6.5
ADRO Tetapkan Dividen Final 2025 Rp118,26/Saham, Yield 4,71% di Tengah Konteks Batu Bara
PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO) mengumumkan dividen final 2025 sebesar Rp118,26 per saham, setara yield 4,71%, dengan total pembayaran Rp3,40 triliun pada 8 Mei 2026.
Sumber data: IDX
-
11 Mei 2026 Skor 6.5 Signal Tinggi
ADRO Tebar Dividen Rp3,4 Triliun di Tengah Laba Anjlok 67,6% Akibat Penurunan Pendapatan Batu Bara
Alamtri Resources (ADRO) membagikan dividen final Rp118,26/saham atau total Rp3,4 triliun untuk tahun buku 2025, saat laba bersih turun drastis dari US$1,38 miliar menjadi US$447,69 juta.
Sumber data: IDX
-
11 Mei 2026 Skor 6.5 Signal Tinggi
Laba ADRO Melonjak 67% di Q1 2026 Didorong Kenaikan Harga Batu Bara
PT Alamtri Resources Indonesia (ADRO) mencatat laba bersih USD 128,14 juta pada Q1 2026, naik 67% YoY, didorong kenaikan harga batu bara 20% pada Maret.
Sumber data: IDX
-
4 Mei 2026 Skor 7.0
Jebakan Dividen Mengintai Investor, Cek Rekomendasi Saham dan Prospeknya
Pembayaran dividen di kuartal I-2026 lebih ramai dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, dengan 16 emiten membagikan dividen, naik dari 14 emiten pada kuartal I-2025. Lonjakan signifikan terjadi pada PT Bank Amar Indonesia Tbk (AMAR) yang dividennya melonjak dari Rp2,5 miliar menjadi Rp27,74 miliar, dan PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO) yang meningkat dari Rp3,23 triliun menjadi Rp4,18 triliun. PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) konsisten dengan dividen sekitar Rp20,4-20,63 triliun, sementara PT Baramulti Suksessarana Tbk (BSSR) justru menurun dari US$25 juta menjadi US$20 juta. Analis menilai tren ini didorong oleh fundamental emiten yang solid setelah kinerja tahun buku 2025 yang baik, terutama di sektor perbankan dan energi, serta strategi manajemen yang lebih agresif dalam menjaga daya tarik saham melalui dividen di tengah suku bunga yang masih relatif tinggi. Data pasar menunjukkan IHSG berada di level 6.969 (persentil 8% dalam 1 tahun, mendekati terendah), sementara USD/IDR di Rp17.366 (persentil 100%, rupiah tertekan), menciptakan kontras antara kinerja korporasi yang solid dan tekanan makro yang masih membayangi.
Sumber data: IDX
-
4 Mei 2026 Skor 6.0 Signal Tinggi
Membanding Rapor Emiten Boy Thohir ADRO, AADI dan ADMR, Mana yang Menarik??
Tiga emiten Grup Adaro milik Boy Thohir mencatatkan kinerja kuartal I 2026 yang bervariasi. ADRO memimpin dengan lonjakan laba 67% menjadi US$128,13 juta, disusul ADMR yang naik 34% menjadi US$87,70 juta. Sebaliknya, AADI justru mencatat penurunan laba 27% menjadi US$143,03 juta.
Sumber data: IDX
-
4 Mei 2026 Skor 8.7
IHSG Turun Tajam Menjelang Long Weekend — Investor Asing Akumulasi 10 Saham Pilihan
IHSG anjlok 2,03% ke 6.956,80 pada perdagangan Kamis (30/4/2026) menjelang long weekend, dengan koreksi 5,72% dalam 4 hari terakhir. Investor asing tercatat melakukan penjualan bersih Rp8,56 triliun di seluruh pasar, sementara pembelian bersih hanya Rp59,29 miliar di pasar negosiasi dan tunai.
Sumber data: IDX
-
3 Mei 2026 Skor 4.0 Signal Tinggi
Alamtri Resources (ADRO) Raih Pendapatan US$ 470,91 Juta pada Kuartal I-2026
PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO) membukukan pendapatan US$ 470,91 juta pada kuartal I-2026, naik 23,40% year-on-year. Laba bruto melonjak 61,83% menjadi US$ 178,56 juta, didorong pertumbuhan segmen pertambangan dan jasa pertambangan.
Sumber data: IDX