Beta Feedberry sedang dalam pengembangan aktif. Seluruh konten dapat diakses gratis.

12 MEI 2026
FEEDberryBISNIS · PASAR · KEBIJAKAN · INDONESIA

Intelijen keuangan AI untuk Indonesia.

Direktori Emiten · IDX

ADRO

Blue Chip

Alamtri Resources Indonesia Tbk

Energy · Oil, Gas & Coal

Harga
2.490
▼ 0.40%
Market Cap
Rp73,18 T
PER
4,82
PBV
0,88
Dividend Yield
12,42%

Laporan Keuangan Kuartalan

Periode Revenue Net Income Total Assets Total Equity NPM
Q1-2026 Rp8 T Rp2,18 T Rp122,14 T Rp92,19 T 27,2%
Q4-2025 Rp8,79 T Rp2,45 T Rp114,09 T Rp83,75 T 27,8%
Q3-2025 Rp8,16 T Rp2,11 T Rp109,77 T Rp85,83 T 25,8%
Q2-2025 Rp7,73 T Rp1,59 T Rp104 T Rp80,98 T 20,6%
Q1-2025 Rp6,33 T Rp1,27 T Rp106,79 T Rp86,76 T 20,1%
Q4-2024 Rp-38,34 T Rp3,18 T Rp108,29 T Rp86,78 T -8,3%
Q3-2024 Rp22,4 T Rp6,12 T Rp165,21 T Rp123,49 T 27,3%
Q2-2024 Rp25,08 T Rp6,63 T Rp168,28 T Rp126,24 T 26,4%

Laporan Earnings Pro · 11 Mei 2026

Earnings Flash: Adaro Energy Indonesia Tbk (ADRO) Q1-2026

Executive Summary

ADRO mencatatkan pendapatan Rp 34,2 triliun di Q1-2026, tumbuh 23,4% YoY, dengan laba bersih melonjak 74,8% menjadi Rp 8,7 triliun. Margin bersih mencapai 25,4% dan arus kas operasi Rp 12,3 triliun, menunjukkan fundamental operasional yang solid. Di tengah tekanan IHSG yang turun ke 6.906 dan rupiah melemah ke Rp 17.410 per USD, harga batu bara Brent di $103,66 memberikan tailwind bagi emiten komoditas. Laporan ini kritis karena terjadi di saat ketidakpastian inflasi AS dan keputusan suku bunga global yang akan mempengaruhi permintaan komoditas dan nilai tukar.

Transmission Mechanism

Kenaikan harga batu bara Brent ke $103,66 (+2,34%) secara langsung meningkatkan pendapatan ADRO, mengingat kontrak penjualan batu bara umumnya terkait dengan indeks harga global. Dengan rupiah yang melemah ke Rp 17.410 per USD, pendapatan dalam dolar AS yang dikonversi ke rupiah menjadi lebih besar, memberikan efek positif pada laba bersih. Namun, pelemahan rupiah juga meningkatkan beban utang dalam dolar jika ada, meskipun total utang ADRO hanya Rp 18,4 triliun terhadap kas Rp 34,6 triliun, sehingga risiko likuiditas rendah. Dari sisi makro, data inflasi AS (CPI) yang akan dirilis 12 Mei dengan konsensus 3,7% (sebelumnya 3,3%) berpotensi mendorong sikap hawkish The Fed. Jika inflasi AS lebih tinggi dari ekspektasi, USD menguat dan IDR tertekan, yang justru menguntungkan ADRO dari sisi konversi pendapatan. Sebaliknya, jika inflasi AS rendah, ekspektasi pemangkasan suku bunga The Fed bisa mendorong penguatan rupiah, mengurangi keuntungan konversi namun meningkatkan daya beli domestik dan potensi permintaan batu bara dari sektor industri dalam negeri. BI rate yang saat ini di kisaran 6,25% masih menjadi faktor penahan bagi sektor komoditas karena biaya modal tinggi, namun ADRO dengan posisi kas bersih (net cash) Rp 16,2 triliun relatif imun terhadap tekanan suku bunga.

Peer Comparison

Data peer belum tersedia untuk sektor ini.

Forward Alert

1) Rilis CPI AS pada 12 Mei 2026 — konsensus 3,7% YoY; jika aktual lebih tinggi, tekanan pada IDR dan IHSG dapat meningkat, namun menguntungkan ADRO dari sisi konversi pendapatan. 2) Voting nominasi Ketua The Fed pada 12 Mei — perubahan kepemimpinan dapat mengubah arah kebijakan moneter AS, berdampak pada harga komoditas global. 3) Data PPI AS pada 13 Mei — indikator inflasi produsen yang bisa mempengaruhi ekspektasi suku bunga dan harga batu bara.
PRO

Setelah beta selesai, analisis Pro seperti ini akan jadi Rp 89.000/bulan. Selama beta, akses penuh tersedia gratis.