Laporan Earnings Pro · 11 Mei 2026
Earnings Flash: Adaro Energy Indonesia Tbk (ADRO) Q1-2026
Executive Summary
ADRO mencatatkan pendapatan Rp 34,2 triliun di Q1-2026, tumbuh 23,4% YoY, dengan laba bersih melonjak 74,8% menjadi Rp 8,7 triliun. Margin bersih mencapai 25,4% dan arus kas operasi Rp 12,3 triliun, menunjukkan fundamental operasional yang solid. Di tengah tekanan IHSG yang turun ke 6.906 dan rupiah melemah ke Rp 17.410 per USD, harga batu bara Brent di $103,66 memberikan tailwind bagi emiten komoditas. Laporan ini kritis karena terjadi di saat ketidakpastian inflasi AS dan keputusan suku bunga global yang akan mempengaruhi permintaan komoditas dan nilai tukar.
Transmission Mechanism
Peer Comparison
Forward Alert
Setelah beta selesai, analisis Pro seperti ini akan jadi Rp 89.000/bulan. Selama beta, akses penuh tersedia gratis.