Analisis terkait ADMR
-
11 Mei 2026 Skor 6.5
ADMR Tetapkan Dividen US$120 Juta untuk 2025, Yield 2,54% di Tengah Konsolidasi Energi
Alamtri Minerals (ADMR) mengumumkan dividen US$120 juta atau 44,25% dari laba bersih 2025, mencerminkan komitmen imbal hasil di tengah tekanan sektor batu bara.
Sumber data: IDX
-
11 Mei 2026 Skor 6.5
ADMR & 13 Emiten Masuk Cum-Date Pekan Ini, Yield Hingga 8,5% Jadi Sorotan Pasar
Pekan cum-date 27-30 April 2026 melibatkan 13 emiten, termasuk ADMR, ITMG, dan BMRI, dengan dividend yield tertinggi 8,5% dari CIMB Niaga.
Sumber data: IDX
-
11 Mei 2026 Skor 6.5 Signal Tinggi
Dividen ADMR, ADRO, dan Emiten Lain: Cermati Jadwal Cum-Date 27-30 April 2026 di Tengah Tekanan IHSG
Sejumlah emiten dengan imbal hasil dividen tinggi, termasuk ADMR dan ADRO, memasuki periode cum-date akhir April 2026, menawarkan peluang di tengah IHSG yang melemah.
Sumber data: IDX
-
11 Mei 2026 Skor 6.5 Signal Tinggi
Tiga Emiten Batu Bara Bagikan Dividen Total Rp1,6 Triliun; ADMR Final Rp120 Juta
Indo Tambangraya, Alamtri Resources, dan Alamtri Minerals resmi bukukan dividen tunai FY2025 dengan total tertinggi dari ADMR senilai USD 120 juta, mengonfirmasi komitmen bagi hasil tinggi di sektor energi.
Sumber data: IDX
-
11 Mei 2026 Skor 6.5
Aturan Free-float Baru BEI Ancam ADMR dan Enam Emiten Kapitalisasi Besar Lainnya Tertekan
Kewajiban free-float minimum 15% BEI menjerat ADMR, BREN, DNET, CUAN, CDIA, BRIS, dan BNLI, memicu tekanan harga jangka pendek dari ekspektasi tambahan pasokan saham.
Sumber data: IDX
-
6 Mei 2026 Skor 8.0
IHSG Masih Rawan Tertekan, Perhatikan Analisa Saham INDF-UNTR
IHSG ditutup menguat 1,22% ke 7.057 pada perdagangan kemarin, namun analis memperkirakan indeks masih rawan terkoreksi ke rentang 6.645-6.838. Data baseline menunjukkan IHSG berada di persentil 8% dalam satu tahun terakhir — mendekati level terendah yang terverifikasi. Tekanan ini terjadi di tengah reformasi pasar modal OJK-BEI yang telah merampungkan empat dari delapan inisiatif, termasuk kenaikan free float minimum menjadi 15% dan pembukaan data pemilik saham di atas 1%. Di sisi global, reli saham AI di AS dan Korea Selatan (KOSPI tembus 7.000) memberikan sentimen positif terbatas, namun ketegangan AS-Iran dan blokade Selat Hormuz masih menekan minyak Brent di atas USD107 dan rupiah ke Rp17.366 — level terlemah dalam setahun. Kombinasi tekanan eksternal dan transisi regulasi domestik membuat IHSG berada di titik kritis: apakah reformasi akan memulihkan kepercayaan investor atau justru menambah tekanan jangka pendek akibat penyesuaian portofolio.
Sumber data: IDX
-
5 Mei 2026 Skor 7.7
IHSG Diproyeksi Mendung Hari Ini
IHSG ditutup menguat 1,22% ke 7.057 pada perdagangan kemarin, namun analis memproyeksikan indeks masih rawan terkoreksi ke rentang 6.645-6.838 hari ini. Data baseline menunjukkan IHSG berada di persentil 8% dalam satu tahun — mendekati level terendah — sementara rupiah tertekan ke Rp17.366, level tertinggi dalam periode yang sama. Penguatan IHSG kemarin lebih bersifat teknikal dan didorong sektor spesifik, bukan pemulihan kepercayaan investor secara luas.
Sumber data: IDX
-
4 Mei 2026 Skor 6.0 Signal Tinggi
Membanding Rapor Emiten Boy Thohir ADRO, AADI dan ADMR, Mana yang Menarik??
Tiga emiten Grup Adaro milik Boy Thohir mencatatkan kinerja kuartal I 2026 yang bervariasi. ADRO memimpin dengan lonjakan laba 67% menjadi US$128,13 juta, disusul ADMR yang naik 34% menjadi US$87,70 juta. Sebaliknya, AADI justru mencatat penurunan laba 27% menjadi US$143,03 juta.
Sumber data: IDX
-
4 Mei 2026 Skor 8.7
Rupiah Melemah ke Rp 17.377 per Dolar AS Senin (4/5) Siang, Ini Proyeksinya ke Depan
Rupiah melemah 0,23% ke Rp17.377 per dolar AS pada perdagangan Senin siang, memperpanjang tren depresiasi yang telah mencapai 3,98% secara year-to-date. BRI Danareksa Sekuritas memperkirakan tekanan masih dominan di kuartal II-2026 dengan rentang proyeksi Rp17.000–Rp17.700, dan bias di Rp17.300–Rp17.500. Setiap 1% depresiasi rupiah diperkirakan berkorelasi dengan koreksi IHSG 3–5%, sementara setiap pelemahan Rp100 dari level Rp17.000 berpotensi memicu outflow tambahan Rp1,5–2,5 triliun per minggu di pasar saham. Data terverifikasi menunjukkan rupiah berada di persentil 100% dalam rentang satu tahun, menandakan tekanan ekstrem yang belum pernah terjadi dalam periode tersebut. Pelemahan ini menciptakan double-loss bagi investor asing — capital loss dan kerugian kurs — yang mempercepat aksi jual di saham likuid berkapitalisasi besar.
Sumber data: IDX
-
4 Mei 2026 Skor 4.0
IHSG Menguat 0,17% ke 6.968 di Sesi Pertama, Top Gainers LQ45: AMRT, SCMA, ADMR
IHSG ditutup menguat 0,17% ke 6.968,523 di sesi pertama hari ini. Sektor barang konsumen non-primer memimpin kenaikan, sementara sektor teknologi anjlok 1,35% dan menjadi pemberat utama. Tiga saham LQ45 dengan kenaikan tertinggi adalah AMRT (+6,44%), SCMA (+5,6%), dan ADMR (+4,05%).
Sumber data: IDX
-
3 Mei 2026 Skor 8.0
IHSG Diperkirakan Merah di Pekan Pertama Mei
IHSG ditutup di 6.956 pada 30 April, melemah 2,03% dalam sepekan. Analis memperkirakan koreksi berlanjut ke rentang 6.645–6.838, dengan support kritis di 6.838 — jika ditembus, pelemahan bisa berlanjut ke 6.727. Resistance terdekat di 7.022–7.126.
Sumber data: IDX