26 JUN 2026

Direktori Emiten ·IDX

ADMR

Blue Chip

PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk

Energy · Oil, Gas & Coal

Harga
1.395
▼ 2.41%
Market Cap
Rp57,03 T
PER
9,55
PBV
2,66
Div Yield
363,00%
Volume
ROE
15,79%
EPS
111
Listing
2022-01-03

Laporan Keuangan Kuartalan

Periode Revenue Net Income Total Assets Total Equity NPM
Q1-2026 Rp4,55 T Rp1,49 T Rp54,49 T Rp30,67 T 32,8%
Q4-2025 Rp4,98 T Rp1,12 T Rp48,39 T Rp28,74 T 22,5%
Q3-2025 Rp3,85 T Rp1,06 T Rp44,12 T Rp27,54 T 27,5%
Q2-2025 Rp3,96 T Rp1,22 T Rp39,66 T Rp25,19 T 30,8%
Q1-2025 Rp3,32 T Rp1,09 T Rp37,17 T Rp25,99 T 32,7%
Q4-2024 Rp5,06 T Rp1,67 T Rp33,5 T Rp24,27 T 33,1%
Q3-2024 Rp3,54 T Rp1,28 T Rp27,89 T Rp20,75 T 36,0%
Q2-2024 Rp5,45 T Rp2,18 T Rp26,37 T Rp21,04 T 39,9%

Laporan Earnings Pro · 23 Mei 2026

Earnings Flash: PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk (ADMR) Q1-2026

Executive Summary

PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk (ADMR) mencatatkan pendapatan Rp 4,5 triliun pada Q1-2026, tumbuh 33,8% YoY, dengan laba bersih Rp 1,5 triliun yang naik 34,1% YoY. Net profit margin mencapai 28,2%, sementara ROE berada di 16,9% dan PER 11,7x. Di tengah pelemahan rupiah ke Rp 17.712 per USD dan lonjakan harga minyak Brent ke USD 100,21, emiten ini menunjukkan ekspansi pendapatan dan profitabilitas yang solid, meskipun IHSG hanya menguat tipis 1,10%.

Transmission Mechanism

Kenaikan harga komoditas energi global, terutama minyak Brent yang melonjak 71,36% YoY, mendorong peningkatan pendapatan ADMR melalui harga jual batubara yang lebih tinggi. Pelemahan rupiah terhadap dolar AS (USD/IDR naik ke 17.712) memberikan keuntungan kurs bagi emiten dengan pendapatan berbasis dolar, memperkuat margin laba kotor yang tercatat 42,1%. Arus kas operasi yang kuat sebesar Rp 3,7 triliun dan free cash flow Rp 2,6 triliun menunjukkan kemampuan ADMR dalam membiayai operasi dan investasi tanpa tekanan likuiditas, meskipun total utang Rp 17,0 triliun masih signifikan terhadap ekuitas Rp 29,0 triliun. Suku bunga BI yang tinggi (implisit dari nilai tukar) dapat meningkatkan beban bunga, namun posisi kas Rp 9,5 triliun memberikan bantalan.

Peer Comparison

Dibandingkan peer sub-sektor Oil, Gas & Coal, ADMR memiliki ROE 16,9% di atas rata-rata sektor 15,5%, namun di bawah BYAN (28,5%), AADI (20,8%), dan CUAN (21,5%). PER ADMR 11,7x jauh lebih rendah dari rata-rata sektor 47,6x, mencerminkan valuasi yang lebih konservatif dibandingkan BYAN (25,7x) atau CUAN (171,7x). Net profit margin ADMR 28,2% juga kompetitif, unggul dari ADRO (tidak disebutkan NPM) dan BUMI (tidak disebutkan NPM).

Forward Alert

Pertama, pergerakan harga minyak Brent yang telah mencapai USD 100,21 perlu dipantau karena korelasinya dengan harga batubara termal dan pendapatan ADMR. Kedua, stabilitas nilai tukar rupiah terhadap dolar AS pada level Rp 17.712 akan mempengaruhi margin dan arus kas operasi. Ketiga, data inflasi AS dan keputusan suku bunga The Fed pada Juni 2026 dapat mempengaruhi sentimen pasar komoditas global dan valuasi sektor energi.
PRO

Setelah beta selesai, analisis Pro seperti ini akan jadi Rp 89.000/bulan. Selama beta, akses penuh tersedia gratis.