Laporan Earnings Pro · 11 Mei 2026
Earnings Flash: Wijaya Karya Tbk (WIKA) Q1-2026
Executive Summary
Wijaya Karya (WIKA) melaporkan kerugian bersih Rp 10,1 triliun pada Q1-2026, memburuk dari rugi Rp 9,7 triliun di Q4-2025, dengan net profit margin negatif 78,5%. Pendapatan turun 16,3% YoY menjadi Rp 12,8 triliun, sementara total utang mencapai Rp 33,1 triliun terhadap ekuitas hanya Rp 5,7 triliun — rasio utang terhadap ekuitas (DER) sekitar 5,8x. Arus kas operasi negatif Rp 795,7 miliar dan free cash flow negatif Rp 557 miliar mengonfirmasi tekanan likuiditas akut. Di tengah IHSG yang ambles 91,51% ke 6.906 dan USD/IDR di 17.410 (rupiah melemah), laporan ini mengindikasikan risiko solvabilitas yang serius bagi emiten konstruksi BUMN ini.
Transmission Mechanism
Peer Comparison
Forward Alert
Setelah beta selesai, analisis Pro seperti ini akan jadi Rp 89.000/bulan. Selama beta, akses penuh tersedia gratis.