Analisis terkait TUGU
-
6 Mei 2026 Skor 4.0 Signal Tinggi
Asuransi Tugu Pratama (TUGU) Raup Laba Rp265,6 Miliar di Kuartal I-2026
PT Asuransi Tugu Pratama Indonesia Tbk (TUGU) membukukan laba bersih Rp265,62 miliar pada kuartal I-2026, ditopang oleh pendapatan jasa asuransi Rp2,57 triliun yang tumbuh 5,96% YoY. Kinerja ini didorong oleh pengelolaan portofolio selektif di lini fire & property, offshore, dan marine cargo — segmen yang biasanya memiliki margin underwriting lebih tebal. Pendapatan operasional lainnya melonjak 31,25% YoY menjadi Rp156,02 miliar, menunjukkan kontribusi entitas anak mulai terasa dalam diversifikasi pendapatan. Yang menarik, pencapaian ini terjadi di tengah tekanan makro yang signifikan: rupiah berada di level terlemah dalam rentang satu tahun terverifikasi dan IHSG mendekati titik terendahnya, namun TUGU justru mampu memperkuat fundamental dengan Risk Based Capital (RBC) di level 420,5% — jauh di atas ambang batas ketat OJK. Ini mengindikasikan bahwa disiplin underwriting dan struktur permodalan yang solid dapat menjadi bantalan yang efektif terhadap volatilitas pasar keuangan.
Sumber data: IDX
-
6 Mei 2026 Skor 4.0 Signal Tinggi
Jaga Fundamental, Tugu Insurance Catat Laba Kuartal I/2026 Rp265,62 M
Tugu Insurance membukukan laba bersih Rp265,62 miliar pada kuartal I-2026, didukung pendapatan jasa asuransi Rp2,57 triliun (+5,96% YoY) dan hasil jasa asuransi Rp461,01 miliar (+2,18% YoY). Pendapatan operasional lainnya melonjak 31,25% menjadi Rp156,02 miliar berkat kontribusi entitas anak. RBC di level 420,5% dan total ekuitas Rp10,17 triliun menunjukkan modal yang sangat kuat — jauh di atas threshold OJK 120% — sehingga TUGU memiliki bantalan risiko yang lebar di tengah volatilitas harga energi dan ketidakpastian global. Penerapan PSAK 117 telah diakomodasi dengan restatement laporan keuangan tahun sebelumnya, memastikan konsistensi pelaporan.
Sumber data: IDX
-
6 Mei 2026 Skor 4.0 Signal Tinggi
Laba Bersih Tugu Insurance Tembus Rp 265 Miliar di Kuartal I 2026
Tugu Insurance mencatat laba bersih Rp265,62 miliar di kuartal I-2026, didukung pendapatan jasa asuransi Rp2,57 triliun (+5,96% YoY) dan hasil jasa asuransi Rp461,01 miliar (+2,18% YoY). Pendapatan operasional lainnya melonjak 31,25% menjadi Rp156,02 miliar berkat kontribusi entitas anak. RBC di level 420,5% dan total ekuitas Rp10,17 triliun menunjukkan modal yang sangat kuat — jauh di atas threshold OJK 120% — sehingga TUGU memiliki bantalan risiko yang lebar di tengah volatilitas harga energi dan ketidakpastian global. Penerapan PSAK 117 juga telah diakomodasi dengan restatement laporan keuangan tahun sebelumnya, memastikan konsistensi pelaporan.
Sumber data: IDX