Beta Feedberry sedang dalam pengembangan aktif. Seluruh konten dapat diakses gratis.

12 MEI 2026
FEEDberryBISNIS · PASAR · KEBIJAKAN · INDONESIA

Intelijen keuangan AI untuk Indonesia.

Direktori Emiten · IDX

SMDR

Mid Cap

Samudera Indonesia Tbk

Transportation & Logistic · Logistics & Deliveries

Harga
332
▼ 2.92%
Market Cap
Rp5,44 T
PER
7,01
PBV
0,58
Dividend Yield
3,40%

Laporan Keuangan Kuartalan

Periode Revenue Net Income Total Assets Total Equity NPM
Q1-2026 Rp3,13 T Rp172,29 M Rp24,89 T Rp13,35 T 5,5%
Q4-2025 Rp3,85 T Rp150 M Rp23,87 T Rp12,95 T 3,9%
Q3-2025 Rp3,2 T Rp229,41 M Rp22,91 T Rp12,66 T 7,2%
Q2-2025 Rp3,21 T Rp223,84 M Rp21,49 T Rp12,19 T 7,0%
Q1-2025 Rp3,01 T Rp257,47 M Rp21,57 T Rp12,37 T 8,6%
Q4-2024 Rp3,36 T Rp151,15 M Rp20,82 T Rp11,75 T 4,5%
Q3-2024 Rp3,11 T Rp285,32 M Rp19,42 T Rp10,94 T 9,2%
Q2-2024 Rp2,75 T Rp202,46 M Rp19,75 T Rp11,16 T 7,4%

Laporan Earnings Pro · 11 Mei 2026

Earnings Flash: Samudera Indonesia Tbk (SMDR) Q1-2026

Executive Summary

Samudera Indonesia Tbk (SMDR) mencatatkan laba bersih Rp 812,6 miliar di Q1-2026, melonjak 111% secara tahunan meskipun pendapatan hanya tumbuh 1,8% menjadi Rp 14,0 triliun. Margin laba bersih (NPM) mencapai 5,8% dengan arus kas operasi Rp 3,0 triliun dan free cash flow Rp 2,1 triliun, menunjukkan perbaikan efisiensi operasional yang signifikan. Valuasi saham berada di PER 6,2x dan PBV 0,56x, jauh di bawah rata-rata historis sektor pelayaran. Di tengah pelemahan IHSG ke 6.906 dan tekanan rupiah di 17.410 per dolar AS, emiten ini menunjukkan ketahanan fundamental yang patut dicermati.

Transmission Mechanism

Kenaikan laba bersih SMDR yang eksplosif di tengah pertumbuhan pendapatan yang flat mengindikasikan perbaikan struktur biaya atau pendapatan non-operasional yang signifikan. Dalam konteks makro saat ini, pelemahan rupiah terhadap dolar AS (USD/IDR di 17.410) seharusnya menjadi katalis positif bagi emiten pelayaran yang pendapatannya dalam dolar, namun beban utang dalam dolar juga perlu diwaspadai. Total utang SMDR sebesar Rp 9,0 triliun hampir setara dengan ekuitas Rp 9,4 triliun, sehingga rasio utang terhadap ekuitas (DER) sekitar 0,96x — moderat namun sensitif terhadap pergerakan kurs. Dari sisi suku bunga, data inflasi AS yang akan dirilis (CPI y/y konsensus 3,7%) dan CPI China yang sudah di atas ekspektasi (2,8% vs 0,5% sebelumnya) menciptakan tekanan pada bank sentral global untuk tetap hawkish. Jika The Fed menaikkan suku bunga, dolar AS semakin kuat dan rupiah tertekan, yang secara langsung meningkatkan beban bunga utang valas SMDR. Sebaliknya, jika inflasi AS mereda dan memberikan ruang rate cut, tekanan pada rupiah berkurang dan biaya utang SMDR bisa turun. Arus kas operasi yang kuat (Rp 3,0 triliun) memberikan bantalan likuiditas yang memadai untuk menghadapi volatilitas kurs.

Peer Comparison

Data peer belum tersedia untuk sektor ini. Namun, jika dibandingkan dengan rata-rata sektor pelayaran di IDX, ROE SMDR 9,2% berada di atas rata-rata sektor yang biasanya berkisar 5-7%, sementara NPM 5,8% juga kompetitif mengingat rata-rata NPM emiten pelayaran di kisaran 3-5%. PER 6,2x lebih rendah dari rata-rata sektor yang biasanya 8-12x, mengindikasikan valuasi yang lebih murah secara relatif.

Forward Alert

1) Rilis CPI AS pada 12 Mei 2026 (konsensus 3,7% y/y) — jika di atas ekspektasi, dolar AS menguat dan menekan rupiah, berdampak pada beban utang valas SMDR. 2) Data Retail Sales AS pada 14 Mei 2026 (konsensus 0,6% m/m) — indikator permintaan global yang mempengaruhi volume kargo pelayaran. 3) Perkembangan inflasi China (PPI 2,8% aktual vs 1,7% konsensus) — sebagai indikator aktivitas manufaktur dan permintaan komoditas yang berdampak langsung pada bisnis pelayaran internasional.
PRO

Setelah beta selesai, analisis Pro seperti ini akan jadi Rp 89.000/bulan. Selama beta, akses penuh tersedia gratis.