Analisis terkait BRPT
-
11 Mei 2026 Skor 6.5 Signal Tinggi
BRPT Cetak Lonjakan Laba 485,88% di Q1 2026, Pimpin Kinerja Emiten LQ45
Barito Pacific (BRPT) membukukan laba bersih melonjak 485,88% YoY di Q1 2026, memimpin pertumbuhan earnings LQ45, ditopang sektor komoditas dan musim Ramadan.
Sumber data: IDX
-
11 Mei 2026 Skor 6.5 Signal Tinggi
Prajogo Pangestu Kurangi Kepemilikan di Petrindo, Saham Grup BRPT Melonjak Sambut MSCI Review
Prajogo Pangestu jual 386,3 juta saham Petrindo Jaya Kreasi, sementara BRPT, Petrosea, dan Chandra Asri memimpin rally menjelang MSCI review 12 Mei.
Sumber data: IDX
-
11 Mei 2026 Skor 6.5 Signal Tinggi
Aksi Jual Asing Rp 182,5 Miliar di BRPT Tekan Saham 3,06% Meski Pekan Lalu Naik 20,9%
Foreign investors net sell Rp 182,5 miliar saham BRPT pada 7 Mei 2026, mendorong harga turun ke Rp 2.220 meski secara mingguan mencatat kenaikan signifikan.
Sumber data: IDX
-
11 Mei 2026 Skor 6.5
Foreign Net Sell Rp128 M di BRPT: IHSG Tetap Menguat, Sinyal Rotasi Sektoral?
Meskipun investor asing mencatat net sell Rp128,2 miliar di BRPT pada 7 Mei 2026, IHSG justru menguat 1,15% ke 7.174,3, mengindikasikan rotasi portofolio bukan aksi jual massal.
Sumber data: IDX
-
11 Mei 2026 Skor 6.5
Asing Net Buy Rp 27,9 Miliar di BRPT, Topang Arus Masuk Pasar Rp 11,42 Triliun
Investor asing mencatat net buy Rp 176,7 miliar di BBRI, dengan total inflow pasar Rp 11,42 triliun pada 8 Mei 2026; BRPT ikut terseret dengan pembelian bersih Rp 27,9 miliar.
Sumber data: IDX
-
6 Mei 2026 Skor 5.0
IHSG Sesi I Naik ke Level 7.102, Saham UNVR, TPIA dann COIN Ceria
IHSG ditutup naik 0,65% ke 7.102 pada perdagangan sesi I, Selasa (5/5), didorong oleh kenaikan saham UNVR (+8,84%), TPIA (+7,41%), dan COIN (+7,17%). Meskipun rebound terjadi, indeks masih terkoreksi 17,86% secara year-to-date, mencerminkan tekanan akumulatif sejak awal tahun. Volume transaksi mencapai 22,57 miliar saham dengan nilai Rp10,46 triliun, sementara kapitalisasi pasar tercatat Rp12.771 triliun. Secara sektoral, transportasi memimpin kenaikan (+2,28%), diikuti oleh sembilan sektor lainnya di zona hijau — hanya satu sektor yang masih merah. Pergerakan ini terjadi di tengah sentimen positif bursa Asia, di mana Nikkei, Hang Seng, dan Shanghai Composite juga menguat. Namun, data baseline menunjukkan IHSG masih berada di persentil 8% dalam rentang satu tahun terverifikasi (6.787–9.135), menandakan bahwa level saat ini masih mendekati area terendah tahunan meskipun ada rebound harian.
Sumber data: IDX
-
6 Mei 2026 Skor 7.0
PGEO Kejar Kapasitas 1,8 GW, Laba PANI Melejit 4 Kali Lipat
IHSG ditutup menguat 1,22% ke 7.057,11 pada perdagangan Selasa (5/5), didorong lonjakan saham BRPT (24,66%), TPIA (19,70%), dan BBRI (3,62%). Namun, investor asing mencatat jual bersih Rp317,94 miliar di pasar reguler dan Rp518,39 miliar secara keseluruhan, menunjukkan tekanan arus modal yang masih berlanjut. Data pertumbuhan ekonomi kuartal I-2026 yang mencapai 5,61% YoY — tertinggi sejak kuartal III-2022 dan di atas ekspektasi pasar 5,40% — menjadi katalis utama sentimen positif. Di sisi korporasi, PGEO menargetkan kapasitas 1,8 GW pada 2033 (naik 2,5 kali lipat dari 727 MW di 2026) dengan investasi proyek Hululais US$449 juta, sementara PANI mencatat laba bersih Rp662,64 miliar, tumbuh 409,76% YoY, didorong marketing sales yang melonjak 112% menjadi Rp987 miliar. Kontras antara penguatan IHSG dan outflow asing menunjukkan bahwa kenaikan ini lebih didorong oleh sektor spesifik dan data makro positif, bukan oleh kepercayaan investor asing secara luas.
Sumber data: IDX
-
5 Mei 2026 Skor 8.7 Signal Tinggi
Investor Asing Kian Selektif Masuk ke SBN di Tengah Tekanan Rupiah
Porsi kepemilikan asing di SBN turun ke 12,75% per April 2026, setara Rp862,36 triliun — turun dari 14,36% setahun lalu. Rupiah yang tembus Rp17.438 per dolar AS membuat imbal hasil obligasi 6,8% tidak cukup menarik karena risiko kurs menggerus keuntungan investor asing.
Sumber data: IDX
-
5 Mei 2026 Skor 6.7
IHSG Sesi I Naik ke Rp 7.029, Saham Prajogo BRPT, TPIA hingga PTRO Bergairah
IHSG ditutup menguat 0,83% ke 7.029 pada sesi I perdagangan, rebound dari level terendah harian 6.921,60. Saham konglomerat Prajogo Pangestu (BRPT, TPIA, PTRO) memimpin penguatan, sementara saham nikel seperti INCO dan ANTM justru tertekan rencana bea keluar dan windfall tax. Meski menguat, IHSG masih terkoreksi 18,7% secara year-to-date.
Sumber data: IDX
-
5 Mei 2026 Skor 7.0
IHSG Balik Menguat ke Level 7.000, Saham Bank-Konglo Ijo Royo-royo
IHSG ditutup menguat 0,83% ke 7.029,85 pada sesi I perdagangan, rebound dari level terendah harian 6.921,60. Saham perbankan seperti BBRI (+3,62%), BBNI (+2,86%), BMRI (+2,49%), dan BBCA (+2,12%) menjadi penggerak penguatan, bersama saham konglomerasi BRPT (+14,36%) dan TPIA (+10,34%). Volume perdagangan tercatat 25,34 miliar saham dengan nilai transaksi Rp9,21 triliun.
Sumber data: IDX
-
5 Mei 2026 Skor 8.7 Signal Tinggi
Banyak Pengumuman Penting, IHSG Dibuka di Zona Merah
IHSG dibuka turun 0,05% ke 6.968,56, lalu melemah lebih dalam 0,71%. Tekanan datang dari eskalasi konflik Iran-AS yang mendorong harga minyak naik dan Wall Street melemah. Dari dalam negeri, PMI manufaktur April kontraksi ke 49,1 (terendah 9 bulan), namun neraca perdagangan Maret surplus US$3,32 miliar dan inflasi yang melandai bisa menjadi penahan.
Sumber data: IDX
-
4 Mei 2026 Skor 7.0
IHSG Diramal Merah Hari Ini
Dua analis teknikal memproyeksikan IHSG masih rawan melemah pada perdagangan hari ini (5/5). MNC Sekuritas melihat potensi koreksi ke 6.645-6.838, sementara Binaartha menekankan IHSG belum lepas dari tekanan selama belum menembus resistance 7.126. IHSG ditutup di 6.971 pada Senin (4/5), menguat tipis 0,22%.
Sumber data: IDX
-
4 Mei 2026 Skor 7.0
IHSG Melonjak 1,2% ke 7.041,2 di Pagi Ini (4/5), Top Gainers LQ45: BRPT, INKP, CPIN
IHSG dibuka menguat 1,21% ke 7.041 pada perdagangan Senin (4/5/2026), didorong sektor barang baku yang melonjak 2,89%. Top gainers LQ45 dipimpin BRPT (+9,54%), INKP (+3,86%), dan CPIN (+3,49%), sementara GOTO menjadi top losers dengan koreksi 5,56%.
Sumber data: IDX