Beta Feedberry sedang dalam pengembangan aktif. Seluruh konten dapat diakses gratis.

12 MEI 2026
FEEDberryBISNIS · PASAR · KEBIJAKAN · INDONESIA

Intelijen keuangan AI untuk Indonesia.

QRIS di Thailand Tumbuh 116% YoY — BI Perluas Edukasi di Bandara, Target 9 Juta Titik Pembayaran

Foto: Katadata — Gambar diambil dari sumber artikel asli untuk menghindari kesalahan informasi visual.

Beranda / Teknologi / QRIS di Thailand Tumbuh 116% YoY — BI Perluas Edukasi di Bandara, Target 9 Juta Titik Pembayaran
Teknologi

QRIS di Thailand Tumbuh 116% YoY — BI Perluas Edukasi di Bandara, Target 9 Juta Titik Pembayaran

Tim Redaksi Feedberry ·12 Mei 2026 pukul 03.46 · Sinyal menengah · Confidence 6/10 · Sumber: Katadata ↗
Feedberry Score
5 / 10

Pertumbuhan transaksi QRIS di Thailand signifikan (116% YoY) namun masih dalam skala kecil (Rp29,9 miliar); dampak langsung ke bisnis Indonesia terbatas pada sektor pariwisata dan UMKM eksportir, bukan ekonomi makro secara luas.

Urgensi 4
Luas Dampak 5
Dampak Indonesia 6

Ringkasan Eksekutif

Transaksi QRIS antarnegara di Thailand mencatat pertumbuhan 116% year-on-year pada April 2026, mencapai 105 ribu transaksi dengan nilai Rp29,9 miliar. Bank Indonesia memanfaatkan 9 juta titik pembayaran QR berbasis PromptPay dan melakukan edukasi di bandara melalui kolaborasi dengan maskapai. Langkah ini memperkuat interoperabilitas pembayaran digital antara Indonesia dan Thailand, dengan potensi pertumbuhan seiring meningkatnya kunjungan wisatawan Indonesia ke Thailand.

Kenapa Ini Penting

Pertumbuhan QRIS lintas batas bukan sekadar kemudahan transaksi — ini adalah fondasi infrastruktur keuangan digital yang dapat mengurangi ketergantungan pada valuta asing tunai dan mempercepat adopsi pembayaran non-tunai di kawasan ASEAN. Bagi pelaku bisnis yang melayani wisatawan atau memiliki rantai pasok lintas negara, interoperabilitas ini menurunkan friction cost transaksi dan membuka akses ke ekosistem UMKM Thailand yang sebelumnya sulit dijangkau oleh sistem pembayaran Indonesia.

Dampak Bisnis

  • UMKM dan pelaku pariwisata Indonesia yang melayani wisatawan ke Thailand mendapatkan kemudahan transaksi langsung tanpa perlu menukar valas atau membuka rekening lokal — mengurangi biaya transaksi dan mempercepat siklus pembayaran.
  • Perusahaan sistem pembayaran dan fintech Indonesia yang terintegrasi dengan QRIS berpotensi memperluas pangsa pasar ke Thailand, meskipun saat ini baru bekerja sama dengan PromptPay — BI membuka peluang kemitraan dengan penyedia jasa pembayaran lain di masa depan.
  • Edukasi di bandara dan kolaborasi dengan maskapai penerbangan menciptakan saluran akuisisi pengguna baru yang langsung menyasar segmen wisatawan — kelompok dengan frekuensi transaksi tinggi dan potensi nilai transaksi lebih besar dari rata-rata pengguna domestik.

Yang Perlu Dipantau

  • Yang perlu dipantau: volume dan nilai transaksi QRIS di Thailand bulanan — jika tren 116% YoY berlanjut, ini bisa menjadi model ekspansi ke negara ASEAN lain seperti Vietnam dan Filipina.
  • Risiko yang perlu dicermati: ketergantungan pada satu sistem pembayaran (PromptPay) — jika terjadi gangguan atau perubahan kebijakan di Thailand, transaksi QRIS bisa terhambat.
  • Sinyal penting: pengumuman kemitraan BI dengan penyedia jasa pembayaran lain di Thailand — ini akan memperluas titik penerimaan dan mempercepat adopsi.

Analisis ini dibuat oleh sistem AI Feedberry berdasarkan sumber berita publik dan tidak merupakan saran investasi atau keputusan bisnis. Selalu verifikasi dengan sumber primer.