Beta Feedberry sedang dalam pengembangan aktif. Seluruh konten dapat diakses gratis.

2 MEI 2026
FEEDberryBISNIS · PASAR · KEBIJAKAN · INDONESIA

Bisnis, pasar & kebijakan Indonesia, dibaca dengan teliti.

Penutupan
IHSG | 6.956,8 ▼ 2.03% USD/IDR | 17.345 ▼ 0.16%
PRO Earnings Flash · PTBA

Earnings Flash: Bukit Asam Tbk (PTBA) FY-2025

6.5 /10 Feedberry Score
● HOLD 2 Mei 2026

Executive Summary

PTBA mencatatkan pendapatan Rp42,7 triliun di FY-2025, turun 6,5% dibanding tahun sebelumnya, dengan laba bersih anjlok 18,3% menjadi Rp2,9 triliun. Margin laba bersih hanya 6,9%, menunjukkan tekanan operasional yang signifikan di tengah penurunan harga batu bara global. Arus kas operasi masih solid di Rp6,3 triliun, namun free cash flow tidak diungkap — indikasi potensi belanja modal tinggi atau pengelolaan modal kerja yang ketat.

Dari sisi neraca, posisi kas Rp5 triliun lebih besar dari total utang Rp3,9 triliun, memberikan likuiditas yang nyaman. Namun, ROE 13,1% dan ROA 4,6% mengindikasikan efisiensi aset yang rendah, khas sektor komoditas siklus. Valuasi PER 11,3x dan PBV 1,47x terlihat wajar, tetapi target harga analis Rp2.766 hanya sedikit di bawah harga pasar Rp2.870, dengan konsensus HOLD — artinya pasar sudah memperhitungkan risiko penurunan.

Secara fundamental, PTBA bukan saham yang menarik untuk pertumbuhan agresif. Lebih cocok sebagai defensive play dengan dividen yield yang mungkin menarik, asalkan harga batu bara tidak ambruk lebih dalam. Saya tidak melihat katalis kuat untuk re-rating dalam waktu dekat.

✦ Highlight Positif

  • Posisi kas Rp5 triliun jauh di atas total utang Rp3,9 triliun, memberikan bantalan likuiditas yang kuat.
  • Arus kas operasi Rp6,3 triliun masih positif dan cukup untuk mendanai belanja modal serta dividen.
  • Valuasi PER 11,3x relatif murah dibanding sektor komoditas lain, dengan PBV 1,47x yang tidak overvalued.

⚠ Risiko & Peringatan

  • ! Pendapatan turun 6,5% dan laba bersih anjlok 18,3% — sinyal tekanan margin akibat harga batu bara yang melemah.
  • ! Net profit margin hanya 6,9%, sangat tipis untuk perusahaan tambang skala besar, rawan rugi jika harga turun lebih lanjut.
  • ! Konsensus analis HOLD dengan target harga di bawah harga pasar, menunjukkan ekspektasi upside terbatas.

Action Points

Sinyal HOLD
Entry Point
N/A — harga saat ini sudah di atas target analis, tunggu koreksi ke Rp2.500-2.600 jika ingin akumulasi.
Watch
Harga acuan batu bara global (Newcastle/ICE) dan kebijakan dividen PTBA untuk FY-2025.

Analisis ini dibuat oleh AI Feedberry berdasarkan data publik Yahoo Finance. Bukan merupakan rekomendasi investasi. Lakukan riset mandiri sebelum mengambil keputusan.