Beta Feedberry sedang dalam pengembangan aktif. Seluruh konten dapat diakses gratis.

4 MEI 2026
FEEDberryBISNIS · PASAR · KEBIJAKAN · INDONESIA

Bisnis, pasar & kebijakan Indonesia, dibaca dengan teliti.

Saham GOTO ARB ke Rp50 Usai Prabowo Teken Aturan Potongan Maksimal 8% untuk Aplikator Ride Hailing
Beranda / Kebijakan / Saham GOTO ARB ke Rp50 Usai Prabowo Teken Aturan Potongan Maksimal 8% untuk Aplikator Ride Hailing
Kebijakan

Saham GOTO ARB ke Rp50 Usai Prabowo Teken Aturan Potongan Maksimal 8% untuk Aplikator Ride Hailing

Tim Redaksi Feedberry ·4 Mei 2026 pukul 02.47 · Sumber: CNBC Indonesia ↗
Feedberry Score
8.3 / 10

Dampak langsung dan drastis pada saham GOTO (ARB) serta model bisnis aplikator ride hailing, dengan potensi efek domino ke sektor ekonomi gig dan pasar modal.

Urgensi 9
Luas Dampak 7
Dampak Indonesia 9
Analisis Regulasi & Kebijakan
Nama Regulasi
Peraturan Presiden Nomor 27 Tahun 2026 tentang Perlindungan Pekerja Transportasi Online
Penerbit
Presiden Republik Indonesia
Berlaku Sejak
Tidak disebutkan secara spesifik di sumber
Perubahan Kunci
  • ·Pembagian pendapatan antara aplikator dan pengemudi diubah: minimal 92% untuk pengemudi (sebelumnya 80%).
  • ·Potongan maksimal untuk aplikator ride hailing ditetapkan sebesar 8%.
  • ·Pekerja transportasi online mendapat jaminan kecelakaan kerja, BPJS Kesehatan, dan asuransi kesehatan.
Pihak Terdampak
PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO)Aplikator ride hailing lain (Grab, Maxim)Pengemudi transportasi online

Ringkasan Eksekutif

Saham GOTO anjlok 7,41% ke Rp50 (ARB) setelah Presiden Prabowo meneken Perpres No. 27/2026 yang mewajibkan aplikator ride hailing memberikan minimal 92% pendapatan kepada pengemudi. GOTO menyatakan akan mengkaji implikasi regulasi ini, sementara perusahaan baru saja mencatatkan laba bersih kuartalan pertama sebesar Rp171 miliar.

Kenapa Ini Penting

Regulasi ini memangkas langsung margin pendapatan utama GOTO dari bisnis ride hailing, mengancam profitabilitas yang baru saja diraih, dan bisa memicu perubahan model bisnis atau kenaikan biaya bagi pengguna.

Dampak Bisnis

  • Saham GOTO menyentuh batas auto rejection bawah (ARB) di Rp50, kapitalisasi pasar tercatat Rp58,17 triliun.
  • Potongan maksimal untuk aplikator ditetapkan 8% (sebelumnya 20% secara implisit dari pembagian 80% untuk pengemudi), berpotensi menekan pendapatan GOTO dari segmen ride hailing secara signifikan.
  • GOTO baru mencatat laba bersih Rp171 miliar di Q1-2026, namun prospek ke depannya menjadi tidak pasti akibat tekanan regulasi ini.

Langkah yang Perlu Diambil

  1. 1. Investor GOTO perlu memonitor hasil kajian manajemen atas implikasi Perpres No. 27/2026 terhadap proyeksi keuangan.
  2. 2. Pantau potensi aksi korporasi atau perubahan strategi bisnis GOTO untuk mengompensasi penurunan margin ride hailing.
  3. 3. Pelaku industri transportasi online lain (Grab, Maxim) perlu segera mengkaji dampak regulasi serupa pada model bisnis mereka.

Analisis ini dibuat oleh sistem AI Feedberry berdasarkan sumber berita publik dan tidak merupakan saran investasi atau keputusan bisnis. Selalu verifikasi dengan sumber primer.