Beta Feedberry sedang dalam pengembangan aktif. Seluruh konten dapat diakses gratis.

7 MEI 2026
FEEDberryBISNIS · PASAR · KEBIJAKAN · INDONESIA

Intelijen keuangan AI untuk Indonesia.

Quantum Motion Raup US$160 Juta — Komputer Kuantum dari Transistor Silikon Standar

Foto: CNA Business — Gambar diambil dari sumber artikel asli untuk menghindari kesalahan informasi visual.

Beranda / Teknologi / Quantum Motion Raup US$160 Juta — Komputer Kuantum dari Transistor Silikon Standar
Teknologi

Quantum Motion Raup US$160 Juta — Komputer Kuantum dari Transistor Silikon Standar

Tim Redaksi Feedberry ·7 Mei 2026 pukul 08.03 · Confidence 5/10 · Sumber: CNA Business ↗
Feedberry Score
3 / 10

Pendanaan signifikan untuk pendekatan baru komputasi kuantum, namun dampak langsung ke Indonesia masih terbatas pada sentimen sektor teknologi dan potensi jangka panjang.

Urgensi 4
Luas Dampak 3
Dampak Indonesia 2

Ringkasan Eksekutif

Quantum Motion, startup asal London, mengumumkan pendanaan Seri B senilai US$160 juta yang dipimpin oleh DCVC dan Kembara. Pendanaan ini akan digunakan untuk mengembangkan komputer kuantum yang memanfaatkan transistor silikon standar — berbeda dengan pendekatan superkonduktor yang digunakan oleh IBM atau Google. CEO James Palles-Dimmock mengklaim pendekatan ini memungkinkan produksi komputer kuantum yang berguna dengan biaya hanya US$10–20 juta, jauh lebih murah dibandingkan pesaing. Kunci inovasinya adalah menangkap dan memanipulasi elektron tunggal dalam transistor menggunakan medan magnet — konsep 'electron spin' yang sebenarnya sudah dikenal, namun Quantum Motion mengklaim telah menemukan cara untuk membuatnya bekerja secara praktis dengan mitra manufaktur GlobalFoundries. Pendanaan ini menunjukkan minat investor yang kuat terhadap jalur alternatif menuju komputasi kuantum yang lebih terjangkau dan dapat diskalakan.

Kenapa Ini Penting

Pendekatan Quantum Motion berpotensi mengubah lanskap persaingan komputasi kuantum. Jika berhasil, ini bisa mempercepat komersialisasi teknologi yang selama ini terhambat oleh biaya dan kompleksitas fabrikasi qubit. Bagi Indonesia, ini berarti akses potensial ke teknologi komputasi kuantum yang lebih murah di masa depan, namun dampak langsung masih sangat terbatas karena ekosistem riset dan industri kuantum di Indonesia masih dalam tahap awal. Yang lebih relevan adalah sinyal bahwa investor global masih percaya pada potensi komputasi kuantum meskipun siklus hype telah mereda.

Dampak Bisnis

  • Pendanaan ini memperkuat posisi Quantum Motion sebagai salah satu pemain kunci dalam jalur 'silicon spin qubit', bersaing langsung dengan Intel dan startup lain. Keberhasilan mereka dapat menggeser peta persaingan dari pendekatan superkonduktor yang mahal ke solusi yang lebih terintegrasi dengan rantai pasok semikonduktor yang sudah ada.
  • Bagi industri semikonduktor global, pendekatan ini menawarkan potensi utilisasi fabrikasi silikon yang sudah ada (seperti milik GlobalFoundries) untuk aplikasi kuantum. Ini bisa menjadi katalis bagi pabrikan chip untuk melihat komputasi kuantum sebagai pasar baru yang dapat dimasuki tanpa investasi fabrikasi khusus yang sangat besar.
  • Dalam jangka panjang, jika komputer kuantum berbasis silikon menjadi komoditas dengan harga US$10-20 juta, ini bisa membuka akses bagi institusi riset dan perusahaan di negara berkembang, termasuk Indonesia, untuk mulai bereksperimen dengan komputasi kuantum — sesuatu yang saat ini hanya terjangkau oleh segelintir raksasa teknologi dan negara maju.

Konteks Indonesia

Dampak langsung ke Indonesia masih sangat terbatas. Namun, berita ini relevan sebagai indikator arah inovasi global di bidang komputasi kuantum. Indonesia, yang saat ini belum memiliki program komputasi kuantum nasional yang signifikan, perlu mencermati perkembangan ini karena potensi disruptif teknologi kuantum di masa depan — terutama di bidang kriptografi, optimasi rantai pasok, dan pengembangan material baru — dapat mempengaruhi daya saing industri nasional dalam jangka panjang. Tidak ada dampak langsung terhadap IHSG, rupiah, atau komoditas dalam waktu dekat.

Yang Perlu Dipantau

  • Yang perlu dipantau: perkembangan teknis Quantum Motion — apakah mereka dapat mendemonstrasikan sistem dengan jumlah qubit yang berarti (ratusan hingga ribuan) dalam 2-3 tahun ke depan, yang akan menjadi validasi utama klaim mereka.
  • Risiko yang perlu dicermati: pendekatan 'electron spin' bukanlah hal baru dan beberapa pemain seperti Intel juga mengembangkannya. Persaingan bisa semakin ketat dan pendanaan ini mungkin belum cukup untuk mencapai skala komersial yang dijanjikan.
  • Sinyal penting: adopsi oleh institusi riset atau perusahaan besar — jika ada pengumuman kemitraan komersial atau pembelian sistem Quantum Motion oleh pihak ketiga, itu akan menjadi sinyal kuat bahwa teknologi mereka telah melampaui tahap laboratorium.

Analisis ini dibuat oleh sistem AI Feedberry berdasarkan sumber berita publik dan tidak merupakan saran investasi atau keputusan bisnis. Selalu verifikasi dengan sumber primer.