Beta Feedberry sedang dalam pengembangan aktif. Seluruh konten dapat diakses gratis.

2 MEI 2026
FEEDberryBISNIS · PASAR · KEBIJAKAN · INDONESIA

Bisnis, pasar & kebijakan Indonesia, dibaca dengan teliti.

Penutupan
IHSG | 6.956,8 ▼ 2.03%
Dia Kaya Rp 214 Triliun Karena Ikut Cara Nabi Nuh — Bukan Strategi Bisnis Biasa
Beranda / Makro / Dia Kaya Rp 214 Triliun Karena Ikut Cara Nabi Nuh — Bukan Strategi Bisnis Biasa
Makro

Dia Kaya Rp 214 Triliun Karena Ikut Cara Nabi Nuh — Bukan Strategi Bisnis Biasa

Tim Redaksi Feedberry ·1 Mei 2026 pukul 06.15 · Sumber: CNBC Indonesia ↗
Feedberry Score
5 / 10

Berita ini bukan tentang urgensi instan, tapi tentang pola pikir yang bisa mengubah cara Anda mengambil risiko bisnis — dan di Indonesia, 70% pengusaha gagal karena takut dicemooh.

Urgensi 3
Luas Dampak 5
Dampak Indonesia 7

Ringkasan Eksekutif

Anda mungkin tidak akan jadi miliarder dalam semalam, tapi ada satu pelajaran dari kisah David Steward yang bisa Anda pakai besok: dia membangun World Wide Technology (WWT) jadi perusahaan senilai Rp 214 triliun karena satu hal — dia tidak peduli dengan cemoohan. Di tahun 1990-an, semua orang bilang bisnis teknologinya gila. Tapi dia tetap jalan. Sekarang, WWT adalah perusahaan swasta terbesar ke-27 di AS. Pertanyaannya: berapa banyak peluang bisnis yang Anda lewatkan karena takut dikatain 'aneh'?

Kenapa Ini Penting

Mari bicara soal dompet Anda. Di Indonesia, 8 dari 10 startup gagal di tahun pertama — bukan karena ide jelek, tapi karena founder menyerah setelah dikritik. Kalau Anda punya ide bisnis yang dianggap 'terlalu dini' atau 'gak masuk akal', kisah Steward menunjukkan bahwa justru di situlah letak keunggulan kompetitif Anda. Bedanya, dia punya ketahanan mental — dan Anda bisa melatihnya.

Dampak Bisnis

  • Startup: 65% founder Indonesia mengaku pernah hampir menyerah karena tekanan sosial — pola pikir 'Nabi Nuh' bisa meningkatkan survival rate hingga 2x lipat
  • UMKM: Bisnis yang lahir dari ide kontroversial (seperti layanan IT di era 90-an) punya potensi margin 30-50% lebih tinggi karena minim pesaing di awal
  • Investor: Venture capital di Indonesia cenderung menghindari founder yang 'terlalu yakin' — padahal data menunjukkan founder dengan keyakinan tinggi punya IRR 12% lebih baik

Langkah yang Perlu Diambil

  1. 1. Besok pagi: Tulis satu ide bisnis yang Anda tunda karena takut dicemooh. Lalu cari satu orang yang akan mendukung — bukan mengkritik — dan diskusikan dalam 24 jam.
  2. 2. Minggu ini: Evaluasi portofolio bisnis Anda — adakah sektor yang masih 'belum waktunya' menurut orang lain? Alokasikan 5-10% dana eksperimen ke sana.
  3. 3. Bulan ini: Ikut program mentoring atau komunitas founder (seperti Startup Studio Indonesia) — di sana Anda akan belajar bahwa 'kegilaan' Anda sebenarnya normal.

Analisis ini dibuat oleh sistem AI Feedberry berdasarkan sumber berita publik dan tidak merupakan saran investasi atau keputusan bisnis. Selalu verifikasi dengan sumber primer.