Beta Feedberry sedang dalam pengembangan aktif. Seluruh konten dapat diakses gratis.

5 MEI 2026
FEEDberryBISNIS · PASAR · KEBIJAKAN · INDONESIA

Intelijen keuangan AI untuk Indonesia.

HBA Naik ke US$106,57 per Ton di Awal Mei 2026 — Lonjakan Harga Batubara Berlanjut
Beranda / Pasar / HBA Naik ke US$106,57 per Ton di Awal Mei 2026 — Lonjakan Harga Batubara Berlanjut
Pasar

HBA Naik ke US$106,57 per Ton di Awal Mei 2026 — Lonjakan Harga Batubara Berlanjut

Tim Redaksi Feedberry ·4 Mei 2026 pukul 03.08 · Confidence 5/10 · Sumber: Kontan ↗
Feedberry Score
7 / 10

Kenaikan HBA berdampak langsung pada pendapatan negara dan emiten batubara, namun bukan kejutan besar karena tren sudah terlihat.

Urgensi 6
Luas Dampak 7
Dampak Indonesia 8

Ringkasan Eksekutif

Kementerian ESDM menetapkan Harga Batubara Acuan (HBA) periode pertama Mei 2026 sebesar US$106,57 per ton, naik dari US$103,43 per ton di periode kedua April 2026. Kenaikan terjadi di semua tingkatan kalori batubara, dengan kenaikan tipis untuk kalori rendah dan menengah.

Kenapa Ini Penting

Kenaikan HBA berarti pendapatan ekspor batubara Indonesia akan meningkat, memperbaiki neraca perdagangan dan potensi penerimaan negara — namun juga berpotensi menekan margin pembangkit listrik domestik yang menggunakan batubara.

Dampak Bisnis

  • Emiten batubara seperti ADRO, PTBA, dan ITMG akan menikmati kenaikan harga jual rata-rata, meningkatkan margin laba bersih.
  • Penerimaan negara dari royalti dan PPh batubara akan meningkat, membantu menekan defisit APBN yang mencapai Rp240,1 triliun di kuartal I 2026.
  • Pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) akan menghadapi kenaikan biaya bahan bakar, berpotensi menekan margin PLN atau mendorong kenaikan tarif listrik.

Yang Perlu Dipantau

  • Yang perlu dipantau: pergerakan harga batubara global (Newcastle, Rotterdam) — apakah kenaikan HBA sejalan dengan tren global atau hanya penyesuaian domestik.
  • Risiko yang perlu dicermati: kebijakan fiskal pemerintah terkait royalti batubara — jika tarif dinaikkan, keuntungan emiten bisa tergerus.
  • Yang perlu dipantau: data ekspor batubara Indonesia bulan April-Mei 2026 — apakah volume ekspor tetap terjaga di tengah harga yang lebih tinggi.

Analisis ini dibuat oleh sistem AI Feedberry berdasarkan sumber berita publik dan tidak merupakan saran investasi atau keputusan bisnis. Selalu verifikasi dengan sumber primer.