Beta Feedberry sedang dalam pengembangan aktif. Seluruh konten dapat diakses gratis.

2 MEI 2026
FEEDberryBISNIS · PASAR · KEBIJAKAN · INDONESIA

Bisnis, pasar & kebijakan Indonesia, dibaca dengan teliti.

Penutupan
IHSG | 6.956,8 ▼ 2.03% USD/IDR | 17.345 ▼ 0.16%
Pria Indonesia Jago Liburan? Data BPS Bongkar Fakta: 64% Pelancong Itu Laki-laki!
Beranda / Makro / Pria Indonesia Jago Liburan? Data BPS Bongkar Fakta: 64% Pelancong Itu Laki-laki!
Makro

Pria Indonesia Jago Liburan? Data BPS Bongkar Fakta: 64% Pelancong Itu Laki-laki!

Tim Redaksi Feedberry ·1 Mei 2026 pukul 10.50 · Sumber: CNBC Indonesia ↗
Feedberry Score
6.7 / 10

Segera: data BPS ini mengungkap pergeseran demografis yang bisa mengubah strategi segmentasi dan target pasar Anda dalam 1-2 kuartal ke depan, khususnya di sektor pariwisata, rekreasi, dan F&B.

Urgensi 7
Luas Dampak 6
Dampak Indonesia 7

Ringkasan Eksekutif

Data baru dari BPS menunjukkan bahwa 64,15% wisatawan domestik di Indonesia adalah laki-laki, sementara perempuan hanya 35,85%. Tapi jangan buru-buru menyimpulkan. Selisih ini justru menandakan peluang besar: perempuan makin aktif bepergian, dan kelompok usia produktif (25-44 tahun) mendominasi 67,72% perjalanan. Ini bukan sekadar statistik — ini peta jalan untuk strategi produk, pemasaran, dan promosi Anda.

Kenapa Ini Penting

Karena mayoritas pelanggan Anda mungkin bukan target pasar yang tepat. Jika Anda menjual paket liburan, akomodasi, atau tiket, Anda bisa kehilangan 64% pasar jika mengabaikan selera wisatawan pria, atau malah melewatkan pertumbuhan cepat segmen wanita yang makin aktif.

Dampak Bisnis

  • Bisnis pariwisata dan perhotelan yang masih fokus pada segmen keluarga atau pasangan mungkin perlu merevisi strategi konten dan iklan: testimoni pria solo traveler atau grup pria bisa meningkatkan engagement hingga 20-30%.
  • Startup travel dan OTA (Online Travel Agent) yang menyasar segmen millennial/perempuan bisa kehilangan pangsa pasar jika tidak menyesuaikan fitur dan promosi untuk pria usia 25-34 tahun yang dominan. Potensi peningkatan booking weekend warrior pria mencapai 15-20%.
  • Perusahaan F&B dan venue hiburan di destinasi wisata utama (Bali, Jogja, Lombok) harus menyesuaikan jam operasional dan menu/jenis hiburan untuk menarik kelompok usia 25-44 tahun yang paling mobile dan punya daya beli kuat.

Langkah yang Perlu Diambil

  1. 1. Besok pagi, analisis database pelanggan Anda: berapa persen pembelian didominasi pria? Bandingkan dengan data BPS. Jika tidak cocok, Anda punya celah pasar yang besar.
  2. 2. Segera desain kampanye khusus 'Liburan Solo Pria' atau 'Group Trip Pria' dengan angle adventure, efisiensi waktu, dan fleksibilitas — bukan sekadar romantis/family. Targetkan di platform digital yang sering diakses pria usia 25-44.
  3. 3. Lakukan survei kilat ke 100 pelanggan pria Anda: apa yang membuat mereka memilih destinasi? Apa hambatan utama mereka? Gunakan insight itu untuk tweak produk promo dalam 2 minggu ke depan.

Analisis ini dibuat oleh sistem AI Feedberry berdasarkan sumber berita publik dan tidak merupakan saran investasi atau keputusan bisnis. Selalu verifikasi dengan sumber primer.