Bisnis Anda Belum Lapor Pajak? DJP Baru Saja Memberi 31 Hari Ekstra
Berita ini langsung mempengaruhi tenggat kepatuhan pajak Anda — deadline baru di 31 Mei 2026 berarti Anda punya waktu 31 hari lagi, tapi jangan santai karena sistem Coretax masih bermasalah.
Ringkasan Eksekutif
Kalau Anda punya badan usaha, ada kabar yang perlu Anda dengar sekarang: batas lapor SPT PPh Badan resmi diundur dari 30 April jadi 31 Mei 2026. Ini bukan sekadar relaksasi — ini sinyal bahwa DJP tahu sistem Coretax mereka belum siap. Artinya? Anda punya waktu sebulan lebih untuk mempersiapkan data, tapi jangan anggap ini liburan. Justru ini momen untuk audit internal sebelum sistem benar-benar ketat.
Kenapa Ini Penting
Mari bicara soal dompet Anda. Dengan perpanjangan ini, Anda punya 31 hari tambahan untuk menghindari denda keterlambatan yang bisa mencapai 2% per bulan dari total pajak terutang. Tapi yang tidak banyak orang tahu: DJP akan fokus pada korporasi besar selama bulan ini — jadi kalau omset Anda di atas Rp50 miliar, ekspektasikan pemeriksaan lebih ketat setelah 31 Mei.
Dampak Bisnis
- ✦ Korporasi besar (omset >Rp50 miliar): Risiko audit meningkat 20-30% setelah 31 Mei — siapkan dokumentasi transfer pricing dan bukti potong sekarang
- ✦ UMKM badan (omset <Rp4,8 miliar): Manfaatkan waktu ini untuk konsolidasi laporan keuangan — banyak yang salah hitung PPh Final 0,5% dan kena denda
- ✦ Konsultan pajak: Permintaan jasa asistensi lapor SPT diprediksi naik 40% di minggu terakhir Mei — tarif konsultan bisa naik 15-25%
Langkah yang Perlu Diambil
- 1. Besok pagi: Cek status Coretax Anda — login dan pastikan sistem bisa mengakses data. Kalau error, segera laporkan ke KPP atau gunakan e-Filing manual
- 2. Minggu ini: Kalau omset Anda di atas Rp4,8 miliar, hitung ulang PPh Badan dengan tarif normal 22% — banyak yang masih pakai tarif final dan berisiko kena sanksi
- 3. Sebelum 15 Mei: Jadwalkan meeting dengan akuntan atau konsultan pajak untuk review kepatuhan — jangan tunggu deadline H-1 karena antrian bisa panjang
Analisis ini dibuat oleh sistem AI Feedberry berdasarkan sumber berita publik dan tidak merupakan saran investasi atau keputusan bisnis. Selalu verifikasi dengan sumber primer.