Beta Feedberry sedang dalam pengembangan aktif. Seluruh konten dapat diakses gratis.

2 MEI 2026
FEEDberryBISNIS · PASAR · KEBIJAKAN · INDONESIA

Bisnis, pasar & kebijakan Indonesia, dibaca dengan teliti.

Penutupan
IHSG | 6.956,8 ▼ 2.03% USD/IDR | 17.345 ▼ 0.16%
Bank Mandiri Bagikan Dividen Final Rp376,96/Saham — Yield 8,59%
Beranda / Korporasi / Bank Mandiri Bagikan Dividen Final Rp376,96/Saham — Yield 8,59%
Korporasi

Bank Mandiri Bagikan Dividen Final Rp376,96/Saham — Yield 8,59%

Tim Redaksi Feedberry ·2 Mei 2026 pukul 12.00 · Sumber: IDXChannel ↗
Feedberry Score
6 / 10

Dividen final sudah ditetapkan dan jadwal pencairan dekat, berdampak langsung pada investor ritel dan institusi di Indonesia.

Urgensi 6
Luas Dampak 5
Dampak Indonesia 7

Ringkasan Eksekutif

Bank Mandiri akan membagikan dividen final Rp376,96 per saham pada Mei 2026, melengkapi dividen interim Rp100 per saham yang sudah dibayar Januari lalu. Total dividen mencapai Rp44,5 triliun atau 79% dari laba bersih 2025 sebesar Rp56,3 triliun.

Kenapa Ini Penting

Dividen yield final 8,59% (atau 10,86% total) ini signifikan di tengah suku bunga deposito yang masih rendah — investor bisa membandingkan imbal hasil ini dengan alternatif instrumen pendapatan tetap.

Dampak Bisnis

  • Pemegang saham BMRI akan menerima Rp376,96 per saham dalam waktu dekat — jadwal pencairan perlu dicatat untuk arus kas.
  • Dividen yield total (interim + final) mencapai 10,86% terhadap harga saham Rp4.390 — menarik bagi investor value.
  • Pembagian dividen 79% dari laba bersih menunjukkan komitmen Bank Mandiri terhadap pemegang saham tanpa mengorbankan kapasitas pertumbuhan.

Langkah yang Perlu Diambil

  1. 1. Catat jadwal cum dividen dan pembayaran dividen final BMRI — pastikan saham tercatat sebelum cum date jika ingin mendapatkan dividen.
  2. 2. Evaluasi portofolio: bandingkan yield dividen BMRI dengan yield obligasi pemerintah atau deposito untuk alokasi dana optimal.
  3. 3. Bagi investor institusi, pertimbangkan dampak dividen terhadap valuasi dan potensi aksi korporasi selanjutnya.

Analisis ini dibuat oleh sistem AI Feedberry berdasarkan sumber berita publik dan tidak merupakan saran investasi atau keputusan bisnis. Selalu verifikasi dengan sumber primer.