11 Mei 2026
Skor 3.0
Harga Turun 13% Lebih, Saham Ini Siap Bayar Dividen Rp 3.000/Lot
PT Panorama Sentrawisata Tbk (PANR) mengumumkan pembagian dividen tunai sebesar Rp30 per saham atau total Rp41,6 miliar, setara 46,6% dari laba bersih 2025. Keputusan ini disetujui dalam RUPST pada 8 Mei 2026. Dengan harga saham Rp565 per lembar, dividen yield mencapai sekitar 5,3% — cukup atraktif di tengah suku bunga deposito yang masih tinggi. Namun harga saham PANR telah terkoreksi 13,74% sejak awal tahun, dari level awal 2026. Kinerja fundamental PANR pada kuartal I-2026 menunjukkan pertumbuhan solid: pendapatan Rp1,0 triliun naik 17,5% YoY, laba bersih meningkat 6,6% YoY, dan EBITDA tumbuh 7% YoY. Pertumbuhan ini didorong oleh pilar Inbound yang mencatatkan kenaikan jumlah wisatawan 22,9% YoY, berkat program chartered flight ke Thailand dan ekspansi regional ke Vietnam dan Malaysia. Pilar Travel & Leisure juga menunjukkan ketahanan di segmen korporasi melalui layanan meeting, incentive, dan corporate travel. Namun segmen retail paket wisata mengalami tekanan akibat konflik geopolitik Timur Tengah pada akhir Februari 2026. Bagi investor, dividen Rp3.000 per lot memberikan kepastian arus kas di tengah volatilitas harga. Namun perlu dicermati bahwa pembagian dividen 46,6% dari laba bersih tergolong moderat — tidak agresif seperti emiten dengan payout ratio di atas 70%, namun juga tidak terlalu konservatif. Ini menunjukkan manajemen masih menyisakan laba untuk ekspansi dan modal kerja. Yang perlu dipantau ke depan: kelanjutan pertumbuhan inbound tourism — apakah program chartered flight dan ekspansi regional dapat dipertahankan di tengah ketegangan geopolitik global. Risiko utama: jika konflik Timur Tengah meluas, segmen retail paket wisata bisa semakin tertekan. Selain itu, tekanan pada rupiah yang berada di level Rp17.509 per dolar AS dapat meningkatkan biaya operasional yang berdenominasi valas, seperti biaya hotel dan transportasi luar negeri.
Sumber data: IDX