24 Mei 2026
Skor 6.7
Disebut Bakal Diakuisisi Harita Group, Begini Respons Minahasa Membangun (HBAT)
PT Minahasa Membangun Hebat Tbk (HBAT) membenarkan adanya diskusi akuisisi oleh Harita Group, menyusul langkah serupa PT Jinlong Resources Investment (JRI) yang mengambil alih 48,07% saham PT Hotel Fitra International Tbk (FITT) dan mengubah core business-nya dari perhotelan menjadi tambang. HBAT mengakui tahap diskusi masih berlangsung dan belum masuk due diligence. Langkah ini melibatkan Hendra Sutanto dan Jon Fieries, pemegang saham minoritas di FITT yang juga menjadi pemegang saham mayoritas di HBAT — menunjukkan pola terkoordinasi dalam mengarahkan perusahaan yang sudah listing ke sektor tambang.
Fenomena backdoor listing tambang ini terjadi di tengah tekanan pasar yang berat: IHSG berada di persentil 8% (mendekati terendah satu tahun), rupiah terlemah di Rp17.366–17.424, dan yield SBN naik. Valuasi perusahaan publik di sektor non-tambang sedang tertekan, membuat akuisisi menjadi lebih murah dibandingkan IPO baru. Harita Group, yang sudah memiliki portofolio tambang nikel dan batu bara yang luas, tampaknya memanfaatkan momen ini untuk memperluas papan bursa dengan biaya lebih rendah.
Dampak akuisisi ini tidak hanya terbatas pada HBAT. Pertama, perubahan core business dari properti/konstruksi ke tambang akan mengubah profil risiko secara fundamental — dari pendapatan lokal yang stabil menjadi volatilitas harga komoditas global. Kedua, bagi pemegang saham minoritas HBAT, akuisisi ini bisa berarti dilusi, perubahan strategi, atau bahkan skema pembelian saham di harga tertentu. Ketiga, tren ini menekan valuasi sektor properti-emiten kecil yang dianggap sebagai target akuisisi murah, sekaligus meningkatkan permintaan saham tambang di bursa.
Yang perlu dipantau dalam 2–4 minggu ke depan: (1) perkembangan diskusi antara Harita Group dan manajemen HBAT — apakah mencapai tahap due diligence; (2) reaksi pasar — apakah saham HBAT mengalami lonjakan volume dan harga sebelum pengumuman resmi; (3) respons OJK dan BEI terhadap potensi benturan kepentingan dan transaksi afiliasi antara pihak-pihak yang sama di FITT dan HBAT. Sinyal kritis: pengumuman resmi akuisisi akan menjadi katalis utama yang bisa memicu rally sektoral dan menguatkan tren backdoor listing.
Sumber data: IDX