25 Mei 2026
Skor 6.3
IHSG Diramal Muram Jelang Libur Iduladha
IHSG ditutup di level 6.206 pada perdagangan Senin (25/5), menguat 44,30 poin atau 0,72%, dengan volume transaksi Rp16,90 triliun dan 27,64 miliar saham diperdagangkan. Meski secara harian positif, momentum rebound terbatas karena analis teknikal memproyeksikan indeks masih rawan melemah menjelang libur Iduladha. Herditya Wicaksana dari MNC Sekuritas memperkirakan support terdekat di 5.899 dengan rentang support harian 5.996-5.899 dan resistance 6.318-6.459. Sementara Ivan Rosanova dari Binaartha Sekuritas melihat potensi penguatan ke area 6.279-6.323, namun menekankan tren utama masih bearish dengan resistance kuat di 6.587. Secara lebih luas, sentimen ini mencerminkan keyakinan pasar yang rapuh di tengah tekanan makro yang berlapis. Volume harian Rp16,90 triliun tergolong moderat, namun jumlah saham naik (470) versus turun (236) menunjukkan distribusi pergerakan yang cukup sehat. Yang tidak terlihat dari headline adalah dua hal. Pertama, proyeksi teknikal ini hanya berdasar pada analisis grafik jangka pendek tanpa menyentuh faktor fundamental atau aliran modal asing. Kedua, libur Iduladha sering memicu aksi ambil untung dan penurunan volume, yang dapat mempercepat pelemahan jika support 5.899—level yang disebut Herditya—benar-benar diuji. Dampaknya tidak seragam. Sektor perbankan (BBCA, BBRI, BMRI) dan konsumen (KLBF) biasanya menjadi tameng di saat volatilitas, namun saham energi dan komoditas seperti ADRO dan INDY yang direkomendasikan MNC justru berisiko lebih tinggi karena sensitif terhadap harga batu bara global yang saat ini berada di atas $94 per barel Brent. Yang perlu dipantau dalam 1-2 minggu ke depan adalah pergerakan IHSG di sekitar support 5.899. Jika indeks bertahan di atas level tersebut, rebound ke 6.300 masih mungkin; jika tembus, penurunan lebih dalam ke 5.673 (support Ivan) terbuka. Investor ritel dan asing akan menjadi penentu: jika outflow asing berlanjut seiring penguatan dolar AS (USD/IDR 17.738), tekanan jual bisa meluas.
Sumber data: IDX