5 JUN 2026
Miliarder Kripto Donasi $9,4 Juta ke Partai Pro-Kripto Farage — Sinyal Pengaruh Politik Industri Global

Foto: Cointelegraph — Gambar diambil dari sumber artikel asli untuk menghindari kesalahan informasi visual.

← Kembali
Beranda / Forex & Crypto / Miliarder Kripto Donasi $9,4 Juta ke Partai Pro-Kripto Farage — Sinyal Pengaruh Politik Industri Global
Forex & Crypto

Miliarder Kripto Donasi $9,4 Juta ke Partai Pro-Kripto Farage — Sinyal Pengaruh Politik Industri Global

Tim Redaksi Feedberry ·5 Juni 2026 pukul 07.02 · Sumber: Cointelegraph ↗
5 Skor

Donasi besar dari tokoh kripto ke partai pro-kripto di Inggris menandai meningkatnya pengaruh politik industri, yang dapat memengaruhi regulasi global dan sentimen investor kripto, termasuk di Indonesia.

Urgensi
4
Luas Dampak
6
Dampak Indonesia
5

Ringkasan Eksekutif

Dua miliarder kripto, Christopher Harborne (terkait Tether) dan Ben Delo (pendiri BitMEX), menyumbangkan total 7 juta pound sterling (sekitar $9,4 juta) ke Partai Reform UK pimpinan Nigel Farage pada kuartal pertama 2026. Donasi ini menjadikan Reform UK sebagai partai dengan dana terkumpul terbesar di Inggris periode tersebut, melampaui Partai Buruh dan Konservatif yang masing-masing menerima sekitar $5,4 juta. Farage telah memposisikan partainya sebagai pro-kripto: menerima donasi Bitcoin, mengusulkan pemotongan pajak capital gains kripto dari 24% menjadi 10%, serta mendorong Bank of England untuk menciptakan cadangan Bitcoin. Harborne, yang memiliki saham di penerbit stablecoin Tether, telah memberikan total $20 juta kepada Farage dalam setahun terakhir, sementara Delo adalah donatur pertama.

Donasi pribadi Harborne sebesar $6,7 juta sebelumnya sedang diselidiki komite standar parlemen. Penggalangan dana Reform UK meningkat enam kali lipat dibanding kuartal pertama tahun lalu. Di AS, PAC yang didanai kripto juga menghabiskan jutaan dolar untuk memenangkan kandidat dalam pemilihan primer menjelang pemilu paruh waktu November 2026. Konteks lebih luas menunjukkan bahwa industri kripto global semakin agresif dalam memengaruhi kebijakan publik. Donasi ke Farage bukanlah kasus terisolasi; di AS, Fairshake — super PAC terbesar di industri kripto — mengerahkan dana secara strategis untuk mendukung kandidat pro-aset digital dari kedua partai. Keberhasilan ini memperkuat posisi tawar industri menjelang pemilu.

Sementara itu, UniCredit baru-baru ini memperingatkan bahwa Eropa rentan terhadap krisis crypto-bank di bawah MiCA, karena aturan stablecoin menghubungkan erat kripto dengan perbankan tradisional tanpa perlindungan deposito yang memadai. Ini menciptakan tarik-ulur antara momentum politik yang positif dan risiko sistemik yang mengintai. Bagi Indonesia, berita ini membawa implikasi ganda. Di satu sisi, pengaruh politik kripto yang meningkat di negara maju dapat memperkuat legitimasi aset digital secara global, menguntungkan investor ritel Indonesia yang volumenya tinggi di Asia Tenggara. Sikap pro-kripto dari tokoh seperti Farage juga dapat mendorong regulator Indonesia — OJK dan Bappebti — untuk mempercepat penyusunan kerangka regulasi yang lebih ramah inovasi, mengikuti tren global. Namun, peringatan UniCredit tentang kerentanan stablecoin mengingatkan bahwa integrasi kripto-perbankan memerlukan kehati-hatian.

Jika terjadi guncangan pada stablecoin besar di bawah MiCA, dampaknya bisa menular ke pasar Asia, termasuk Indonesia, melalui sentimen risk-off dan arus modal keluar.

Mengapa Ini Penting

Berita ini menunjukkan bahwa industri kripto telah menjadi kekuatan politik yang signifikan di negara maju, mampu menggeser kebijakan fiskal dan moneter. Bagi Indonesia, arah regulasi global ini akan memengaruhi keputusan OJK dan Bappebti dalam merumuskan aturan aset digital. Investor ritel Indonesia — yang sangat sensitif terhadap sentimen global — akan merasakan dampaknya melalui volatilitas harga kripto dan potensi perubahan akses pasar.

Dampak ke Bisnis

  • Potensi peningkatan legitimasi aset digital secara global dapat mendorong sentimen positif bagi investor kripto Indonesia, meningkatkan minat beli dan volume transaksi di bursa lokal seperti Indodax dan Tokocrypto.
  • Jika Inggris dan AS mengadopsi kebijakan pro-kripto, tekanan terhadap regulator Indonesia untuk mengikuti jejak serupa akan meningkat, berpotensi mempercepat penyusunan aturan aset digital oleh OJK dan membuka peluang bagi institusi keuangan tradisional untuk masuk ke ekosistem kripto.
  • Risiko yang sering terlewat adalah peningkatan konektivitas antara kripto dan perbankan tradisional seperti diperingatkan UniCredit. Jika terjadi krisis stablecoin di Eropa, sentimen risk-off dapat menyebar ke Indonesia, menyebabkan outflow dari aset kripto dan saham teknologi yang terpapar kripto.

Yang Perlu Dipantau

  • Yang perlu dipantau: respons Bank of England terhadap usulan Farage menciptakan cadangan Bitcoin — jika disetujui, ini akan menjadi preseden global bagi adopsi institusional kripto dan berpotensi memicu langkah serupa di negara lain.
  • Risiko yang perlu dicermati: potensi krisis stablecoin di Eropa akibat celah MiCA, seperti diidentifikasi UniCredit — jika terjadi, dampak ke Indonesia melalui jalur sentimen dan arus modal keluar dari aset berisiko.
  • Sinyal penting: pernyataan resmi OJK atau Bappebti dalam 2–4 minggu ke depan yang merespons tren global ini — jika mereka mengindikasikan percepatan regulasi, itu akan menjadi katalis positif bagi pasar kripto domestik.

Konteks Indonesia

Sebagai negara dengan pasar kripto ritel yang aktif — menempati peringkat tertinggi di Asia Tenggara dalam volume transaksi — Indonesia sangat terpengaruh oleh sentimen dan regulasi global. Donasi miliarder kripto ke partai pro-kripto di Inggris menandakan meningkatnya kekuatan politik industri ini, yang dapat mendorong adopsi regulasi serupa di Asia. OJK dan Bappebti perlu mempertimbangkan risiko integrasi kripto-perbankan yang diperingatkan UniCredit, sambil tetap menjaga daya saing pasar kripto domestik.

Analisis ini dibuat oleh sistem AI Feedberry berdasarkan sumber berita publik dan tidak merupakan saran investasi atau keputusan bisnis. Selalu verifikasi dengan sumber primer.