8 JUN 2026
XRP Stabil di $1,14 – ETF Inflow Masuk, Tapi Tren Bearish Belum Patah

Foto: CoinDesk — Gambar diambil dari sumber artikel asli untuk menghindari kesalahan informasi visual.

← Kembali
Beranda / Forex & Crypto / XRP Stabil di $1,14 – ETF Inflow Masuk, Tapi Tren Bearish Belum Patah
Forex & Crypto

XRP Stabil di $1,14 – ETF Inflow Masuk, Tapi Tren Bearish Belum Patah

Tim Redaksi Feedberry ·8 Juni 2026 pukul 06.06 · Sumber: CoinDesk ↗
5.3 Skor

Pergerakan XRP di level kritis mencerminkan sentimen risk-off global yang dapat mempengaruhi pasar kripto Indonesia dan risk appetite investor domestik.

Urgensi
5
Luas Dampak
5
Dampak Indonesia
6

Ringkasan Eksekutif

XRP berhasil bangkit dari level terendah empat bulan, mencatat kenaikan 1,6% dalam sepekan terakhir. Namun pemulihan ini masih bersifat stabilisasi, bukan perubahan tren. Harga XRP saat ini bertahan di kisaran $1,14, setelah sempat menyentuh level $1,09. Volume perdagangan melonjak, terutama pada sesi 22:00 UTC dengan volume 145,3 juta XRP, mendorong harga menembus resistance $1,1350. Meski demikian, momentum mereda menjelang penutupan dan XRP masih terperangkap dalam pola descending channel. Faktor pendorong utama adalah arus keluar XRP dari exchange yang mencapai lebih dari 25 juta koin dalam beberapa hari terakhir — pola yang biasanya menandakan akumulasi oleh investor jangka panjang.

Di sisi lain, produk ETF XRP terus mencatat aliran dana masuk: sekitar $118 juta di bulan Mei, dengan total kumulatif mendekati $1,4 miliar. Ini menunjukkan minat institusional tetap ada meskipun harga tertekan. Indikator RSI berada di zona oversold paling dalam sejak sebelum reli November 2024, menandakan kelelahan penjualan, namun harga belum mampu menembus resistance terdekat di $1,15-$1,20. Dampak bagi pelaku pasar kripto global cukup signifikan. Level support $1,13-$1,14 menjadi kunci: jika bertahan, potensi rebound ke $1,15-$1,20 terbuka. Jika gagal, target berikutnya adalah $1,00. Bagi Indonesia, pergerakan XRP dan kripto secara umum berpotensi mempengaruhi sentimen risk-on/off di pasar domestik. Data pasar terkini mencatat USD/IDR di 18.170 dan IHSG di 5.434 — level yang sensitif terhadap perubahan sentimen global.

Meskipun dampak langsung ke ekonomi riil kecil, perubahan risk appetite global dapat berdampak pada arus modal asing di pasar saham dan obligasi Indonesia. Yang harus dipantau dalam 1-2 minggu ke depan: (1) kemampuan XRP bertahan di atas support $1,13-$1,14 — jika ditembus, tekanan jual bisa meningkat. (2) Kelanjutan arus ETF XRP — jika inflow berlanjut, ini menandakan akumulasi institusional yang solid. (3) Data inflasi AS dan sinyal The Fed terkait suku bunga, yang dapat mempengaruhi selera risiko global. Di Indonesia, perhatikan pergerakan rupiah dan IHSG sebagai indikator transmisi sentimen. Regulasi kripto dari OJK dan Bappebti juga menjadi perhatian jangka menengah bagi ekosistem aset digital domestik.

Mengapa Ini Penting

Pergerakan XRP menjadi barometer sentimen risk-on/off di pasar kripto global. Stabilitas di atas $1,10 menunjukkan adanya akumulasi di tengah tekanan, namun jika gagal bertahan, koreksi lebih dalam bisa memicu aksi jual lebih luas di aset kripto lain. Bagi investor Indonesia, ini sinyal untuk mewaspadai potensi peningkatan volatilitas di pasar kripto domestik dan dampak tidak langsung pada risk appetite pasar saham serta nilai tukar rupiah.

Dampak ke Bisnis

  • Peningkatan volume perdagangan XRP dan potensi rebound jangka pendek dapat mendorong aktivitas di exchange kripto Indonesia, meningkatkan pendapatan dari biaya transaksi dan volume order.
  • Jika XRP gagal bertahan di support $1,13-$1,14 dan turun menuju $1,00, sentimen negatif dapat menyebar ke altcoin lain, memicu aksi jual lebih luas oleh investor ritel Indonesia yang memiliki eksposur signifikan ke pasar kripto.
  • Arus ETF XRP yang terus positif menunjukkan minat institusional global; hal ini dapat mendorong pengembangan produk investasi kripto di Indonesia, seperti reksa dana berbasis aset digital, jika regulasi OJK mendukung.

Yang Perlu Dipantau

  • Yang perlu dipantau: pergerakan XRP di area support $1,13-$1,14 — jika ditembus, tekanan jual bisa meningkat menuju $1,00 dan memperkuat sentimen risk-off global.
  • Risiko yang perlu dicermati: data inflasi AS minggu depan — jika lebih tinggi dari ekspektasi, risk-off global dapat memperdalam koreksi kripto dan menekan rupiah lebih lanjut.
  • Sinyal penting: arus ETF XRP — jika inflow berhenti atau berbalik outflow, sinyal akumulasi melemah dan koreksi lebih dalam mungkin terjadi.

Konteks Indonesia

Meskipun artikel tidak menyebut Indonesia secara langsung, pergerakan XRP dan pasar kripto global memengaruhi sentimen investor domestik. Indonesia memiliki basis investor kripto ritel yang aktif, dan perubahan harga aset kripto utama dapat mempengaruhi volume transaksi di exchange lokal serta selera risiko terhadap aset berisiko secara umum. Selain itu, kondisi makro global yang mendorong pergerakan XRP — seperti ekspektasi suku bunga The Fed dan ketegangan geopolitik — juga berdampak pada nilai tukar rupiah dan arus modal asing. Oleh karena itu, stabilitas XRP di atas $1,10 perlu dicermati sebagai indikator sentimen pasar global yang bisa menular ke Indonesia.

Analisis ini dibuat oleh sistem AI Feedberry berdasarkan sumber berita publik dan tidak merupakan saran investasi atau keputusan bisnis. Selalu verifikasi dengan sumber primer.