28 MEI 2026
Satgas PASTI Hentikan 5 Entitas Penipuan Baru — Waspada Modus Tebak Gambar hingga Dracin

Foto: Detik Finance — Gambar diambil dari sumber artikel asli untuk menghindari kesalahan informasi visual.

← Kembali
Beranda / Kebijakan / Satgas PASTI Hentikan 5 Entitas Penipuan Baru — Waspada Modus Tebak Gambar hingga Dracin
Kebijakan

Satgas PASTI Hentikan 5 Entitas Penipuan Baru — Waspada Modus Tebak Gambar hingga Dracin

Tim Redaksi Feedberry ·28 Mei 2026 pukul 00.00 · Sinyal menengah · Sumber: Detik Finance ↗
6.7 Skor

Modus penipuan digital yang makin beragam menekan literasi keuangan dan kepercayaan publik, namun dampaknya masih terfragmentasi per sektor.

Urgensi
6
Luas Dampak
7
Dampak Indonesia
7

Ringkasan Eksekutif

Satuan Tugas Pemberantasan Aktivitas Keuangan Ilegal (Satgas PASTI) pada Mei 2026 menghentikan kegiatan lima entitas yang diduga melakukan penipuan dan investasi ilegal: CANTVR, YUDIA, Appeninc, VID, dan Sensenowai. OJK melalui akun Instagram resminya mengimbau masyarakat waspada terhadap tawaran keuntungan tidak masuk akal. Modus yang digunakan sangat beragam dan memanfaatkan tren digital harian. CANTVR misalnya, mengiming-imingi investasi saham dengan benefit bertingkat dan alokasi saham IPO fiktif yang mewajibkan deposit dana. Appeninc menjaring korban lewat tugas menebak gambar, sementara VID membayar anggota untuk menonton iklan dan menawarkan pembiayaan proyek fiktif. YUDIA menggunakan modus menonton drama China (dracin) harian dan pembelian hak cipta film, sedangkan Sensenowai memanfaatkan copy trading kripto melalui aplikasi Wapex.

Semua entitas ini mewajibkan deposit dan sistem member-get-member untuk mendapatkan pendapatan harian. Hasil investigasi menunjukkan izin usaha tidak sesuai dengan Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM, dan mereka juga tidak terdaftar sebagai Penyelenggara Sistem Elektronik (PSE) di Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi). Satgas PASTI telah memblokir akses aplikasi/URL terkait serta berkoordinasi dengan aparat penegak hukum. Yang tidak terlihat dari pengumuman ini adalah bahwa modus seperti menonton iklan dan dracin sebenarnya sudah umum di platform digital global sebagai cara mengumpulkan poin atau uang, tetapi ketika dikombinasikan dengan deposit dan sistem rekrutmen, strukturnya bergeser ke skema ponzi. Dampaknya bisa meluas: masyarakat yang sudah dirugikan mungkin kehilangan kepercayaan pada layanan fintech resmi, padahal yang ilegal hanya segelintir pemain.

Selain itu, pelaku terus menerobos celah regulasi dengan modus baru setiap kali Satgas menutup satu kanal. Dalam kondisi eksternal yang penuh tekanan, seperti suku bunga global tinggi dan rupiah yang melemah, masyarakat cenderung mencari imbal hasil cepat — celah ini dimanfaatkan pelaku penipuan.

Mengapa Ini Penting

Maraknya modus penipuan digital seperti tebak gambar, dracin, dan copy trading kripto menunjukkan bahwa celah literasi keuangan masyarakat masih lebar. Ini tidak hanya merugikan korban secara langsung, tetapi juga mengikis kepercayaan pada ekosistem fintech dan pasar modal resmi. OJK dan Satgas PASTI sebenarnya sudah bergerak cepat, tetapi volume entitas baru yang muncul menandakan perlunya pendekatan preventif yang lebih masif — termasuk kolaborasi dengan platform digital dan sistem peringatan dini.

Dampak ke Bisnis

  • Perusahaan fintech resmi, termasuk dompet digital dan exchange kripto, menghadapi risiko reputasi sekunder: masyarakat yang tertipu bisa menyamaratakan semua layanan digital sebagai tidak aman, sehingga adopsi dan volume transaksi terhambat.
  • Sektor perbankan dan lembaga pembiayaan konvensional juga terdampak karena nasabah yang pernah menjadi korban penipuan cenderung menarik dana atau beralih ke instrumen tunai, meningkatkan biaya operasional penanganan keluhan dan litigasi.
  • Dalam jangka panjang, industri verification identity dan keamanan siber justru mendapat peluang: kebutuhan akan layanan verifikasi identitas yang tepercaya akan meningkat, baik untuk platform kencan, fintech, maupun marketplace.

Yang Perlu Dipantau

  • Yang perlu dipantau: respons resmi OJK dan Satgas PASTI dalam 2 pekan ke depan — apakah akan ada peringatan publik lebih detail atau panduan verifikasi entitas keuangan digital.
  • Risiko yang perlu dicermati: kemungkinan munculnya modus baru yang lebih canggih, misalnya menggunakan AI deepfake untuk verifikasi identitas atau memanfaatkan acara besar nasional untuk menawarkan investasi bodong bertema pemerintah.
  • Sinyal penting: jika laporan kepolisian dari korban mulai naik signifikan, ini bisa memicu kepanikan dan mendorong moratorium sementara pada iklan platform digital tertentu — mirip dengan langkah di Inggris terhadap iklan kripto.

Analisis ini dibuat oleh sistem AI Feedberry berdasarkan sumber berita publik dan tidak merupakan saran investasi atau keputusan bisnis. Selalu verifikasi dengan sumber primer.