3 JUN 2026
RUU P2SK Dibawa ke Paripurna: 17 Pokok Revisi Ubah Peta Sektor Keuangan

Foto: Tempo Bisnis — Gambar diambil dari sumber artikel asli untuk menghindari kesalahan informasi visual.

← Kembali
Beranda / Kebijakan / RUU P2SK Dibawa ke Paripurna: 17 Pokok Revisi Ubah Peta Sektor Keuangan
Kebijakan

RUU P2SK Dibawa ke Paripurna: 17 Pokok Revisi Ubah Peta Sektor Keuangan

Tim Redaksi Feedberry ·3 Juni 2026 pukul 13.30 · Sumber: Tempo Bisnis ↗
8.3 Skor

RUU ini menyentuh kelembagaan LPS, OJK, BI, pasar modal, aset kripto, dan pinjol — dampak lintas sektor dan berpotensi mengubah kerangka regulasi fundamental.

Urgensi
7
Luas Dampak
9
Dampak Indonesia
9

Ringkasan Eksekutif

Pemerintah dan Komisi XI DPR telah menyepakati draf RUU Perubahan atas UU P2SK dan akan membawanya ke rapat paripurna pada Kamis, 4 Juni 2026. RUU ini memuat 145 pasal yang merupakan perubahan dari 105 angka perubahan, dengan 17 pokok materi yang telah disetujui oleh delapan fraksi. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan harapan bahwa RUU ini akan mendukung pengembangan, pendalaman, dan stabilitas sistem keuangan nasional serta meningkatkan kepercayaan publik. Di antara 17 pokok materi tersebut, sejumlah poin memiliki implikasi struktural yang tidak langsung terlihat dari headline. Demutualisasi bursa efek di pasar modal akan mengubah struktur kepemilikan dan tata kelola bursa dari organisasi nirlaba menjadi perusahaan berorientasi laba.

Ini dapat mendorong efisiensi dan inovasi produk, tetapi juga berpotensi menimbulkan konflik kepentingan antara kepemilikan bursa dan pengawasannya. Transfer margin dalam transaksi pasar keuangan akan memperluas jaminan yang dapat digunakan, meningkatkan likuiditas namun juga memperbesar risiko sistemik jika tidak dikelola hati-hati. Surat utang Danantara sebagai instrumen baru memberikan alternatif pendanaan bagi korporasi besar dan negara, namun juga menambah kompleksitas pasar utang. Sementara itu, pengaturan aset kripto dan pembentukan satuan tugas pencegahan pinjaman daring dan perjudian daring menunjukkan keseriusan pemerintah dalam menertibkan sektor yang selama ini tumbuh liar. Dampak dari pengesahan RUU ini akan terasa di berbagai sisi.

Bagi investor asing, reformasi seperti demutualisasi dan penguatan kelembagaan LPS, OJK, BI dapat meningkatkan kredibilitas pasar modal Indonesia dan menarik aliran modal jangka panjang. Namun, emiten dengan free float rendah akan menghadapi tekanan dari aturan baru terkait likuiditas dan tata kelola. Perusahaan asuransi dan asuransi syariah yang masuk dalam resolusi akan menghadapi rezim penanganan yang lebih ketat, yang bisa memicu konsolidasi di sektor tersebut. Bagi industri fintech, kehadiran satgas pinjol dan judol formal berarti pengawasan lebih intensif dan potensi biaya kepatuhan lebih tinggi, yang dapat mempercepat konsolidasi pelaku usaha kecil. Di sisi positif, pengaturan bursa mineral dan komoditas strategis membuka peluang baru bagi perdagangan komoditas dalam negeri, terutama di tengah volatilitas harga global.

Dalam 1–4 minggu ke depan, pasar akan mencermati respons pelaku keuangan terhadap pengesahan RUU ini.

Mengapa Ini Penting

Pengesahan RUU P2SK akan menjadi kerangka regulasi paling komprehensif sejak UU 4/2024. Perubahan mendasar pada demutualisasi bursa, pengawasan aset kripto, dan satgas pinjol langsung mempengaruhi iklim investasi, persaingan industri keuangan, dan perlindungan konsumen. Pelaku bisnis perlu bersiap menghadapi aturan baru yang dapat mengubah biaya kepatuhan dan akses pasar.

Dampak ke Bisnis

  • Demutualisasi bursa efek dapat mengubah struktur tata kelola BEI, berpotensi mendorong efisiensi dan likuiditas, namun juga meningkatkan potensi konflik kepentingan antara bursa sebagai entitas laba dan pengawasannya — perusahaan sekuritas dan emiten dengan free float rendah akan paling terdampak.
  • Pengaturan transfer margin dan surat utang Danantara membuka likuiditas baru bagi pasar keuangan, namun meningkatkan kompleksitas risiko sistemik jika tidak diimbangi dengan manajemen risiko yang ketat — perbankan dan manajer investasi perlu menyesuaikan kerangka mitigasi.
  • Pembentukan satuan tugas pencegahan pinjaman daring dan perjudian daring akan memperketat pengawasan sektor fintech, berpotensi mendorong konsolidasi pelaku kecil serta mendorong alih modal ke perusahaan berizin — dampak positif bagi pemain besar yang terdaftar, negatif bagi penyedia layanan informal.

Yang Perlu Dipantau

  • Yang perlu dipantau: jadwal penerbitan aturan turunan oleh OJK, BI, dan LPS — detail teknis akan menentukan seberapa besar dampak nyata pada operasional perusahaan, terutama terkait demutualisasi dan transfer margin.
  • Risiko yang perlu dicermati: potensi tumpukan regulasi baru yang harus diserap industri keuangan dalam waktu bersamaan — dapat meningkatkan biaya transisi dan mengganggu aktivitas bisnis normal dalam jangka pendek.
  • Sinyal penting: respons IHSG dan saham sektor keuangan pada hari pertama pasca-paripurna — kenaikan signifikan pada saham bursa, bank, dan perusahaan efek menandakan sentimen positif; koreksi justru mengindikasikan kekhawatiran pasar terhadap beban kepatuhan.

Analisis ini dibuat oleh sistem AI Feedberry berdasarkan sumber berita publik dan tidak merupakan saran investasi atau keputusan bisnis. Selalu verifikasi dengan sumber primer.