Foto: Cointelegraph — Gambar diambil dari sumber artikel asli untuk menghindari kesalahan informasi visual.
Peretasan Coldcard tahap tiga mulai mencairkan dana curian — mengirim sinyal bahwa gelombang kejahatan kripto ini masih aktif dan berpotensi menggoyahkan kepercayaan investor ritel Indonesia.
Ringkasan Eksekutif
Hacker yang terkait dengan gelombang ketiga pencurian dompet Coldcard mulai memindahkan sekitar 10% dari Bitcoin curian ke Ethereum melalui THORChain. Kepala riset Galaxy, Alex Thorn, melaporkan bahwa 90% dana masih belum tersentuh, dan ini merupakan pertama kalinya dana dari tiga gelombang peretasan bergerak secara onchain dari alamat asli. Peneliti melacak dana tersebut ke alamat Ethereum baru dan membaginya dengan otoritas terkait serta perusahaan kripto, tetapi belum jelas apakah pelaku akan memindahkan aset lebih lanjut ke bursa. Peretasan Coldcard ini telah dikaitkan dengan pencurian setidaknya 1.789 Bitcoin dari 8.865 alamat, dengan nilai sekitar USD114,7 juta pada saat dicuri.
Mengapa Ini Penting
Pergerakan dana ini menandakan bahwa para penyerang mulai stres atau mencoba memanfaatkan likuiditas — dan upaya pencucian uang melalui THORChain menunjukkan kelemahan dalam pengawasan anti-pencucian uang di platform DeFi. Bagi Indonesia, berita ini memperkuat kebutuhan kewaspadaan terhadap regulasi aset kripto dan risiko kejahatan siber yang dapat menggerus kepercayaan investor ritel.
Dampak ke Bisnis
- Bursa kripto global dan lokal — Jika penyerang berhasil menyuntikkan hasil curian ke bursa, tekanan jual dan risiko kepatuhan terhadap regulasi anti-pencucian uang meningkat.
- Produsen dompet perangkat keras seperti Coldcard — Kepercayaan terhadap keamanan perangkat keras menjadi sorotan, membuka peluang kompetitor namun juga merusak sentimen positif terhadap penyimpanan mandiri.
- Investor kripto Indonesia — Berita ini dapat memicu penarikan dana dari dompet non-kustodian atau meningkatkan permintaan akan solusi keamanan yang lebih ketat, tetapi juga dapat menunda masuknya investor baru.
Yang Perlu Dipantau
- Yang perlu dipantau: pergerakan 90% dana curian — jika mulai berpindah dalam jumlah besar, risiko pencairan melalui bursa meningkat.
- Risiko yang perlu dicermati: kemungkinan penyerang menggunakan mixer atau THORChain untuk memecah dana dalam transaksi kecil — ini bisa menyulitkan pelacakan dan memperpanjang proses penegakan hukum.
- Sinyal penting: respons bursa kripto dan otoritas terhadap alamat Ethereum baru tersebut — jika masuk daftar hitam, aliran dana bisa terhenti.
Konteks Indonesia
Indonesia memiliki basis investor kripto ritel yang besar dan aktif, sehingga berita tentang peretasan dan pencucian aset kripto dapat memengaruhi sentimen pasar domestik. Meskipun dampak langsung ke ekonomi riil masih terbatas, berita ini mengingatkan regulator dan pelaku industri tentang pentingnya pengawasan transaksi lintas rantai dan kolaborasi internasional untuk mencegah kejahatan aset digital.
Analisis ini dibuat oleh sistem AI Feedberry berdasarkan sumber berita publik dan tidak merupakan saran investasi atau keputusan bisnis. Selalu verifikasi dengan sumber primer.