2 JUL 2026
Erick Thohir Dorong IMI Kembangkan Sport Tourism – MotoGP Jadi Andalan Ekonomi Daerah

Foto: CNBC Indonesia — Gambar diambil dari sumber artikel asli untuk menghindari kesalahan informasi visual.

← Kembali
Beranda / Kebijakan / Erick Thohir Dorong IMI Kembangkan Sport Tourism – MotoGP Jadi Andalan Ekonomi Daerah
Kebijakan

Erick Thohir Dorong IMI Kembangkan Sport Tourism – MotoGP Jadi Andalan Ekonomi Daerah

Tim Redaksi Feedberry ·1 Juli 2026 pukul 15.05 · Sinyal menengah · Sumber: CNBC Indonesia ↗
6.7 Skor

Arahan strategis Menpora untuk menjadikan sport tourism sebagai penggerak ekonomi daerah, dengan bukti dampak langsung MotoGP Mandalika sebesar Rp4,9 triliun per event.

Urgensi
5
Luas Dampak
7
Dampak Indonesia
8
Analisis Regulasi & Kebijakan
Nama Regulasi
Arahan Menpora kepada IMI untuk mengembangkan sport tourism
Penerbit
Kementerian Pemuda dan Olahraga
Perubahan Kunci
  • ·Mendorong IMI untuk aktif mengembangkan ekosistem sport tourism di Indonesia
  • ·Mengintegrasikan event olahraga besar (MotoGP, marathon, dll.) sebagai penggerak ekonomi daerah
  • ·Mengoptimalkan Sirkuit Mandalika tidak hanya sebagai arena balap tetapi juga pusat riset dan industri otomotif
Pihak Terdampak
IMI (Ikatan Motor Indonesia)Kementerian PariwisataPemerintah daerah penyelenggara event (NTB, Jakarta, dll.)Pelaku usaha pariwisata, perhotelan, transportasi, dan UMKM di sekitar venue

Ringkasan Eksekutif

Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir secara resmi meminta Ikatan Motor Indonesia (IMI) untuk mengambil peran lebih aktif dalam mengembangkan sport tourism atau wisata olahraga di Indonesia. Arahan ini disampaikan dalam acara IMI Awards 2026, Rabu (1/7/2026), dengan merujuk pada instruksi Presiden Prabowo Subianto yang menekankan pentingnya sport tourism sebagai motor pertumbuhan ekonomi yang merata. Erick mencontohkan keberhasilan penyelenggaraan MotoGP di Sirkuit Mandalika, Nusa Tenggara Barat, yang terbukti menghasilkan perputaran ekonomi sebesar Rp4,9 triliun setiap kali event berlangsung. Angka ini belum termasuk dampak tidak langsung seperti peningkatan kunjungan wisatawan, okupansi hotel, dan konsumsi UMKM di sekitar venue.

Pemerintah melalui Kemenpora dan Kementerian Pariwisata telah mulai mendata agenda olahraga besar Indonesia hingga 2029, dengan target agar setiap event tidak hanya menjadi government spending, tetapi benar-benar mendorong pertumbuhan ekonomi di daerah penyelenggara. Erick juga mendorong IMI untuk ikut memajukan industri otomotif nasional, misalnya dengan mengoptimalkan fungsi Sirkuit Mandalika sebagai pusat pengembangan riset dan produksi otomotif, bukan sekadar arena balap.

Langkah ini sejalan dengan visi Presiden Prabowo agar Indonesia mampu berdiri di atas kaki sendiri di sektor otomotif. Sementara itu, Ketua Umum IMI Moreno Soeprapto menyambut arahan ini dan menyatakan IMI Awards 2026 merupakan salah satu bentuk apresiasi terhadap talenta otomotif dan olahraga nasional. Sport tourism sebenarnya bukan hal baru di Indonesia. Ajang Hyrox Jakarta 2026, misalnya, mencatat 11.500 peserta dan menjadi edisi terbesar di Asia Pasifik, dengan tiket premium yang ludes jauh-jauh hari. Hal ini mengonfirmasi bahwa konsumen Indonesia, khususnya kelas menengah atas, masih memiliki daya beli solid untuk pengalaman.

Di sisi lain, BTN Jakarta International Marathon 2026 diikuti lebih dari 45.000 pelari, termasuk 1.012 peserta internasional, dan menjadi agenda tahunan yang diharapkan terus berlanjut. Pola ini menunjukkan bahwa sport tourism memiliki potensi besar sebagai sektor jasa yang mampu menyerap tenaga kerja dan menggerakkan ekonomi lokal tanpa terlalu bergantung pada fluktuasi komoditas. Namun, tantangan keberlanjutan masih mengemuka. MotoGP Mandalika hanya berlangsung sekali setahun; di luar itu, okupansi hotel dan aktivitas UMKM di kawasan tersebut cenderung menurun. Oleh karena itu, diversifikasi event olahraga menjadi kunci. Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno dan Menpora Erick Thohir bahkan sudah mewacanakan pembentukan sirkuit marathon Asia Tenggara yang melibatkan Indonesia, Singapura, Malaysia, dan Filipina pada 2027–2028.

Jika terealisasi, ini akan menciptakan kalender event yang lebih padat dan mendorong kunjungan wisatawan secara berkelanjutan.

Mengapa Ini Penting

Arahan ini menandai pergeseran strategi pemerintah dari sekadar menyelenggarakan event menjadi membangun ekosistem sport tourism yang berkelanjutan. Jika berhasil, Indonesia bisa mengurangi ketergantungan pada komoditas dan menciptakan sumber pertumbuhan baru yang berbasis jasa dan pengalaman. Namun, keberhasilannya sangat tergantung pada konsistensi kebijakan, alokasi anggaran, dan kemampuan menarik event internasional di luar MotoGP. Sektor yang akan paling merasakan dampak langsung adalah pariwisata, perhotelan, transportasi, dan UMKM di daerah penyelenggara, sementara emiten seperti InJourney dan BTN yang terlibat langsung dalam ekosistem ini akan menjadi barometer sentimen pasar.

Dampak ke Bisnis

  • Sektor perhotelan dan restoran di kawasan Mandalika serta Jakarta akan mendapat dorongan signifikan jika kalender event olahraga semakin padat. Okupansi hotel di luar musim MotoGP selama ini rendah; dengan adanya marathon atau event lain, arus kunjungan bisa lebih stabil.
  • Transportasi, khususnya maskapai penerbangan domestik dan ride-hailing, akan menikmati peningkatan permintaan selama event berlangsung. Jika sirkuit marathon Asia Tenggara terbentuk, konektivitas antarnegara juga akan terdorong.
  • UMKM lokal, terutama penyedia suvenir, katering, dan jasa pendukung event, berpotensi mendapat limpahan ekonomi. Namun, mereka perlu difasilitasi dengan akses pembiayaan dan pelatihan agar mampu melayani skala internasional secara berkelanjutan.

Yang Perlu Dipantau

  • Yang perlu dipantau: hasil pendataan agenda olahraga besar Indonesia hingga 2029 oleh Kemenpora dan Kemenpar — jika ada event baru selain MotoGP, potensi diversifikasi risiko musiman akan meningkat.
  • Risiko yang perlu dicermati: kontrak MotoGP dengan Dorna Sports yang akan memasuki tahun kelima — jika tidak diperpanjang, investasi infrastruktur Sirkuit Mandalika berisiko menjadi aset terbengkalai.
  • Sinyal penting: realisasi wacana sirkuit marathon Asia Tenggara 2027–2028 — jika mendapat dukungan ASEAN, Indonesia bisa menjadi hub sport tourism regional dan menarik lebih banyak wisatawan mancanegara.

Analisis ini dibuat oleh sistem AI Feedberry berdasarkan sumber berita publik dan tidak merupakan saran investasi atau keputusan bisnis. Selalu verifikasi dengan sumber primer.